RS Satria Medika – Kebiasaan minum teh setiap hari dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Teh mengandung senyawa alami yang mendukung kesehatan jantung, otak, dan sistem pencernaan.
Menurut ahli gizi Avery Zenker, konsumsi teh dapat membantu menjaga beberapa indikator kesehatan jantung. Manfaat tersebut berkaitan dengan kandungan polifenol dalam teh.
Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan jumlah konsumsi. Selain itu, setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda.
“Baca Juga: Menkes Pastikan Stok Obat Korban Gempa NTT Aman“
Teh Dapat Mendukung Kesehatan Jantung
Teh hijau mengandung polifenol bernama epigallocatechin gallate atau EGCG. Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.
Menurut Zenker, teh hijau berkaitan dengan penurunan tekanan darah dan kolesterol LDL. Teh juga dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam kondisi tertentu.
Teh hitam juga mengandung flavonoid yang dapat membantu pembuluh darah lebih rileks. Kondisi tersebut berpotensi membantu menjaga tekanan darah.
Sebuah laporan yang Zenker kutip mengaitkan konsumsi tiga cangkir teh hijau dengan risiko kematian kardiovaskular lebih rendah. Namun, hubungan tersebut tidak membuktikan bahwa teh secara langsung mencegah kematian.
Teh Dapat Membantu Meningkatkan Kewaspadaan
Teh hijau, teh hitam, dan teh oolong mengandung kafein. Kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan vitalitas.
Selain itu, kafein juga dapat mendukung kinerja kognitif. Karena itu, teh dapat menjadi pilihan minuman bagi orang yang membutuhkan tambahan fokus.
Teh hijau juga mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan tersebut berpotensi mendukung kesehatan otak.
Namun, tubuh setiap orang dapat merespons kafein secara berbeda. Karena itu, konsumen perlu menyesuaikan jumlah konsumsi dengan toleransi masing-masing.
Teh Mendukung Kesehatan Usus
Polifenol dalam teh juga dapat memengaruhi keseimbangan bakteri di dalam usus. Zenker menyebut teh hijau dapat mendukung pertumbuhan bakteri yang bermanfaat.
Selain itu, teh hijau dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri tertentu yang merugikan. Kondisi tersebut dapat mendukung keseimbangan mikroorganisme dalam sistem pencernaan.
Zenker mengaitkan manfaat tersebut dengan konsumsi sekitar empat hingga lima cangkir teh hijau setiap hari. Namun, konsumen tetap perlu menyesuaikan jumlah tersebut dengan kondisi tubuh.
SariWangi Ajak Masyarakat Ngeteh Bersama
Selain membahas manfaat teh, SariWangi menggelar kegiatan “Waktunya Ngeteh Indonesia” untuk memperingati HUT ke-81 RI.
Program tersebut mengajak masyarakat menikmati teh sambil merayakan keberagaman dan kebersamaan. SariWangi juga ingin mengangkat tradisi minum teh sebagai bagian dari aktivitas masyarakat.
Brand Manager SariWangi Irene Limantara menjelaskan bahwa perbedaan tradisi tetap dapat menyatukan masyarakat. Karena itu, kegiatan tersebut mengangkat semangat kebersamaan melalui aktivitas sederhana.
SariWangi menjalankan berbagai kegiatan selama rangkaian acara. Kegiatan tersebut mencakup video keberagaman, lomba gapura, serta perayaan bersama petani teh.
Selain itu, SariWangi menggelar pesta rakyat di Taman Mini Indonesia Indah pada 15-17 Agustus 2026. Program tersebut juga menyoroti peran petani teh dalam perjalanan industri teh Indonesia.
Minum Teh Tetap Perlu Secara Bijak
Teh dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat ketika seseorang mengonsumsinya secara wajar. Namun, manfaat tersebut tetap bergantung pada pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan.
Konsumen juga perlu memperhatikan tambahan gula dalam minuman teh. Terlalu banyak gula dapat mengurangi manfaat dari pilihan minuman sehat.
Dengan demikian, kebiasaan minum teh dapat memberikan manfaat bagi beberapa aspek kesehatan. Namun, masyarakat tetap perlu menjaga pola makan seimbang, cukup bergerak, dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan.
“Baca Juga: Jus Daun Pepaya untuk DBD: Efektif atau Hanya Mitos?“