Nyeri Tumit Saat Bangun Tidur Kenali Plantar Fasciitis

RS Satria Medika – Pernahkah tumit terasa nyeri tajam saat kaki pertama kali menyentuh lantai? Keluhan tersebut sering muncul setelah bangun tidur atau beristirahat cukup lama.

Banyak orang menganggap kondisi itu sebagai pegal biasa. Namun, nyeri tersebut bisa menunjukkan plantar fasciitis.

Menurut Mayo Clinic, plantar fasciitis menyerang jaringan tebal pada bagian bawah kaki. Jaringan tersebut menghubungkan tulang tumit dengan jari-jari kaki.

Peradangan pada jaringan tersebut dapat menimbulkan nyeri pada tumit. Kondisi ini juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Baca Juga: Toilet Jongkok vs Duduk, Mana Lebih Sehat untuk BAB?“

Kenali Gejala Khas Plantar Fasciitis

Dokter Spesialis Saraf dan Intervensi Nyeri Fajar Rudy Qimindra menjelaskan beberapa gejalanya.

Gejala utama biasanya muncul melalui rasa nyeri pada tumit atau lengkung kaki. Rasa sakit dapat terasa tumpul maupun tajam.

Namun, plantar fasciitis memiliki pola nyeri yang cukup khas. Nyeri biasanya terasa paling kuat saat seseorang mulai bergerak setelah beristirahat.

“Nyeri tumit muncul setelah bangun tidur atau beristirahat lama,” ujar dr. Fajar. Rasa sakit biasanya berkurang setelah beberapa menit berjalan.

Meski begitu, aktivitas tertentu dapat kembali memperburuk rasa nyeri. Berjalan jauh, berlari, berdiri lama, dan menaiki tangga dapat memicu keluhan.

Selain itu, permukaan lantai yang keras juga dapat meningkatkan tekanan pada tumit. Karena itu, penderita perlu memperhatikan aktivitas yang memicu rasa sakit.

Faktor yang Meningkatkan Risiko

Beberapa kondisi dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami plantar fasciitis. Bentuk kaki, berat badan, aktivitas, dan pilihan sepatu turut memengaruhi risikonya.

Menurut dr. Fajar, beberapa faktor tersebut meliputi:

  • Kaki datar atau memiliki lengkung kaki rendah.
  • Berat badan berlebih.
  • Aktivitas fisik yang terlalu berat.
  • Latihan tanpa pemanasan yang cukup.
  • Sepatu dengan ukuran terlalu sempit.
  • Sepatu dengan alas yang terlalu tipis.
  • Kebiasaan menggunakan sepatu hak tinggi.

Karena itu, seseorang perlu menyesuaikan aktivitas dengan kemampuan tubuh. Penggunaan sepatu yang nyaman juga dapat membantu mengurangi tekanan pada tumit.

Penanganan Bisa Dimulai dari Rumah

Plantar fasciitis tidak selalu membutuhkan operasi atau tindakan medis berat. Penderita dapat mencoba beberapa langkah sederhana untuk mengurangi keluhan.

Pertama, berikan waktu istirahat pada kaki dan kurangi aktivitas yang memicu nyeri. Selanjutnya, kompres bagian yang sakit menggunakan es untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

Penderita juga dapat menggunakan bidai malam atau penyangga kaki saat tidur. Alat tersebut dapat membantu menjaga posisi telapak kaki selama beristirahat.

Selain itu, fisioterapi dapat membantu memperbaiki kelenturan dan kekuatan jaringan sekitar kaki. Dokter juga dapat menyarankan obat antinyeri atau antiradang sesuai kondisi pasien.

Penggunaan alas tambahan atau insole juga dapat membantu menopang kaki. Namun, penderita sebaiknya memilih produk sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga medis.

Jangan Abaikan Nyeri yang Berulang

Nyeri tumit yang muncul terus-menerus dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, penderita sebaiknya tidak menganggap semua nyeri tumit sebagai pegal biasa.

Jika keluhan terus muncul atau semakin berat, konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter. Pemeriksaan dapat membantu memastikan penyebab nyeri dan menentukan penanganan yang tepat.

“Baca Juga: Sering Ngos-ngosan? Kenali Tanda Paru-Paru Bermasalah“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *