RS Satria Medika – Banyak orang sering mengabaikan kebiasaan mengeringkan area selangkangan setelah cebok. Padahal, kebiasaan sederhana ini sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Cecep Hermawan, mengingatkan bahwa sisa air yang tertinggal dapat menimbulkan masalah kesehatan. Area yang terus-menerus lembap menjadi tempat yang ideal bagi pertumbuhan jamur.
Menurut dr. Cecep, kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan jamur Candida yang berlebihan. Jamur ini dapat menyebabkan rasa gatal, bau tidak sedap, serta iritasi pada kulit.
“Sisa air yang tidak dikeringkan membuat area selangkangan terus lembap. Kondisi ini dapat mengganggu lapisan pelindung kulit,” jelas dr. Cecep melalui media sosialnya.
“Baca Juga: Dokter Ungkap Kebiasaan yang Picu Disfungsi Ereksi“
Jamur Mudah Tumbuh di Area yang Basah
Kulit membutuhkan kondisi yang bersih dan kering agar tetap sehat. Namun, kelembapan berlebih membuat jamur berkembang lebih cepat.
Akibatnya, kulit bisa mengalami kemerahan dan rasa tidak nyaman. Selain itu, area lipatan tubuh menjadi lebih rentan mengalami iritasi.
Karena itu, menjaga area selangkangan tetap kering menjadi langkah penting untuk mencegah masalah tersebut.
Cara Mengeringkan Area Selangkangan yang Benar
Dr. Cecep menyarankan agar setiap orang membiasakan diri mengeringkan area selangkangan setelah cebok.
Proses pengeringan dapat menggunakan tisu atau handuk yang bersih. Namun, seseorang tidak perlu menggosok kulit terlalu kuat.
Sebaliknya, cukup tepuk area tersebut secara perlahan hingga sisa air terserap dengan baik.
Cara ini membantu menjaga kulit tetap sehat dan mengurangi risiko lecet akibat gesekan.
Pilih Pakaian Dalam yang Nyaman
Selain mengeringkan area selangkangan, pemilihan pakaian dalam juga berperan penting.
Dr. Cecep menyarankan penggunaan pakaian dalam berbahan katun 100 persen. Bahan katun mampu menyerap keringat dengan lebih baik.
Selain itu, katun membantu menjaga sirkulasi udara di area lipatan tubuh. Kondisi tersebut membuat kulit tidak mudah lembap dan pengap.
Sebaliknya, celana dalam yang terlalu ketat dapat meningkatkan kelembapan. Karena itu, pilih ukuran yang nyaman dan tidak terlalu menekan kulit.
Rutin Ganti Pakaian Dalam Setelah Berkeringat
Kebiasaan lain yang perlu diperhatikan adalah mengganti pakaian dalam secara rutin.
Langkah ini menjadi lebih penting setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berat. Saat tubuh mengeluarkan banyak keringat, area selangkangan juga menjadi lebih lembap.
Karena itu, segera ganti pakaian dalam yang basah atau lembap. Cara sederhana ini membantu mengurangi risiko pertumbuhan jamur dan bakteri.
Segera Periksa Jika Keluhan Tidak Membaik
Dr. Cecep juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang muncul.
Segera periksakan diri ke dokter jika rasa gatal terus berlanjut. Pemeriksaan juga diperlukan jika kulit semakin merah atau area kemerahan meluas.
Penanganan yang cepat dapat mencegah kondisi menjadi lebih parah. Selain itu, dokter dapat memberikan pengobatan yang sesuai dengan penyebab keluhan.
Dengan menjaga area selangkangan tetap kering dan bersih, seseorang dapat mengurangi risiko infeksi jamur serta menjaga kesehatan kulit sehari-hari.
“Baca Juga: Pria dengan Benjolan Tiroid Lebih Rentan Kanker“