Hidung Tersumbat Saat Pilek Coba 4 Cara Ini

Medicalnews – Hidung tersumbat dapat mengganggu aktivitas, terutama ketika seseorang hendak tidur. Kondisi ini juga dapat membuat seseorang bernapas melalui mulut.

Dokter dan edukator kesehatan dr. Cecep Hermawan membagikan beberapa cara untuk membantu meredakan keluhan tersebut. Beberapa teknik dapat dilakukan secara sederhana di rumah.

Namun, setiap orang dapat merespons teknik tersebut secara berbeda. Jika keluhan menetap atau muncul bersama gejala berat, pemeriksaan dokter tetap diperlukan.

“Baca Juga: Tidak Semua TB Menular, Kenali Jenis dan Cara Penularannya“

Tekan Lidah dan Area di Antara Alis

Dr. Cecep menyarankan gerakan sederhana untuk membantu membuat hidung terasa lebih lega. Caranya melibatkan lidah dan area di antara kedua alis.

Tekan lidah ke langit-langit mulut sambil memberikan tekanan lembut di antara kedua alis. Lakukan gerakan tersebut secara bergantian setiap satu detik.

Ulangi selama sekitar satu menit. Menurut dr. Cecep, gerakan tersebut dapat membantu memberikan perubahan tekanan pada area sekitar rongga hidung.

Ia mengaitkan teknik tersebut dengan tulang vomer yang membentuk bagian sekat hidung. Namun, bukti ilmiah untuk teknik ini masih terbatas.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menganggap teknik tersebut sebagai metode tambahan. Jangan menggantikan pemeriksaan medis dengan teknik mandiri.

Coba Teknik Tekanan pada Ketiak

Dr. Cecep juga membagikan teknik tekanan pada ketiak. Teknik tersebut menggunakan tekanan pada sisi tubuh yang berlawanan dengan hidung tersumbat.

Misalnya, hidung kanan tersumbat, seseorang dapat memberikan tekanan pada ketiak kiri. Tekanan tersebut dapat menggunakan botol atau kepalan tangan.

Namun, mekanisme teknik tersebut belum memiliki bukti kuat untuk mengatasi hidung tersumbat. Karena itu, gunakan teknik tersebut secara lembut dan hentikan jika terasa sakit.

Ubah Posisi Saat Tidur

Posisi tidur juga dapat membantu sebagian orang merasa lebih nyaman. Ketika satu sisi hidung tersumbat, coba tidur dengan posisi hidung tersebut berada di atas.

Perubahan posisi dapat membantu mengurangi rasa penuh pada satu sisi hidung. Selain itu, posisi tersebut dapat membuat aliran udara terasa lebih lega.

Namun, hasilnya dapat berbeda pada setiap orang. Karena itu, pilih posisi yang paling nyaman dan tidak mengganggu tidur.

Jaga Kelembapan Udara

Udara yang terlalu kering dapat membuat lapisan dalam hidung terasa semakin tidak nyaman. Karena itu, menjaga kelembapan kamar dapat membantu sebagian orang.

Pengguna dapat memakai humidifier untuk menjaga kelembapan udara. Selain itu, uap hangat dapat membantu mengencerkan lendir yang terasa kental.

Namun, gunakan air hangat dengan hati-hati untuk mencegah luka bakar. Hindari menghirup uap yang terlalu panas atau menempelkan wajah terlalu dekat.

Kapan Perlu ke Dokter?

Hidung tersumbat biasanya membaik ketika penyebabnya seperti pilek atau alergi mulai mereda. Namun, keluhan yang menetap membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Dr. Cecep menyarankan pemeriksaan ketika hidung tersumbat berlangsung lebih dari 10 hari. Pemeriksaan juga penting ketika pasien mengalami nyeri wajah yang berat.

Demam tinggi juga menjadi alasan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, lendir hijau pekat dengan bau tidak sedap dapat memerlukan pemeriksaan.

Jika gejala memburuk atau mengganggu aktivitas, jangan menunda konsultasi. Dokter dapat membantu menemukan penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.

Dengan demikian, beberapa langkah sederhana dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan durasi dan gejala penyerta sebelum memilih penanganan.

“Baca Juga: Kemenkes Kerahkan 314 Nakes Tangani Dampak Karhutla“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *