RS Satria Medika – Kulit kepala gatal dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa gatal juga sering membuat seseorang ingin terus menggaruk kepala.
Sesekali merasa gatal biasanya tidak menjadi masalah besar. Namun, rasa gatal yang terus muncul perlu mendapat perhatian.
Apalagi jika gatal muncul bersama ketombe, kemerahan, atau kulit mengelupas. Kondisi tersebut dapat menunjukkan masalah lain pada kulit kepala.
Beberapa kondisi dapat memicu kulit kepala gatal. Penyebabnya dapat berasal dari ketombe, psoriasis, atau reaksi terhadap produk rambut.
“Baca Juga: Kurang Tidur dan Lemak Perut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara“
1. Ketombe dan Kulit Kepala Kering
Ketombe menjadi salah satu penyebab kulit kepala gatal yang paling umum. Kondisi ini biasanya menimbulkan serpihan kulit pada rambut atau pakaian.
Kulit kepala kering juga dapat menimbulkan rasa gatal dan iritasi. Namun, kondisi tersebut terjadi ketika kulit kehilangan terlalu banyak kelembapan.
Ketombe dan kulit kepala kering memang memiliki gejala yang hampir serupa. Meski begitu, keduanya memiliki penyebab yang berbeda.
Ketombe biasanya menghasilkan serpihan kulit dan rasa gatal. Sementara itu, kulit kering muncul ketika kulit kehilangan banyak air.
Penggunaan sampo yang sesuai dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Gunakan sampo antiketombe sesuai petunjuk pada kemasan jika ketombe menjadi penyebabnya.
Selain itu, hindari penggunaan air yang terlalu panas saat mencuci rambut. Air panas dapat membuat kulit kepala semakin kering.
2. Psoriasis Dapat Memicu Gatal dan Kemerahan
Psoriasis kulit kepala dapat menyebabkan rasa gatal dan kemerahan. Kondisi ini terjadi ketika sel kulit tumbuh terlalu cepat.
Pertumbuhan tersebut kemudian membuat sel kulit menumpuk pada permukaan kepala. Akibatnya, kulit dapat membentuk sisik dan terasa sangat kering.
Psoriasis juga dapat menimbulkan sensasi terbakar pada sebagian orang. Kondisi tersebut bahkan dapat menyebabkan kerontokan rambut sementara.
Karena itu, jangan sembarangan mengganti produk rambut ketika gejala muncul. Konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
3. Produk Rambut Bisa Menyebabkan Iritasi
Sampo, conditioner, pewarna rambut, dan produk styling dapat memicu iritasi. Beberapa orang juga dapat mengalami reaksi alergi setelah menggunakan produk tertentu.
Reaksi tersebut dapat menyebabkan kulit kepala gatal, kering, mengelupas, atau mengalami ruam.
Jika gatal muncul setelah menggunakan produk baru, segera hentikan pemakaiannya. Kemudian, perhatikan perubahan kondisi kulit kepala dalam beberapa hari.
Jika gejala semakin parah atau tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter kulit.
Cara Mengurangi Risiko Kulit Kepala Gatal
Kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala. Karena itu, perhatikan rutinitas perawatan rambut secara menyeluruh.
Jangan terlalu sering mencuci rambut hingga menghilangkan minyak alami kulit kepala. Namun, jangan pula terlalu jarang mencuci rambut.
Frekuensi mencuci rambut sebaiknya menyesuaikan kondisi kulit kepala dan aktivitas harian. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit kepala.
Jika kulit kepala sensitif, hindari produk yang menimbulkan rasa perih atau panas. Produk tersebut dapat memperburuk iritasi dan membuat rasa gatal semakin kuat.
Selain itu, hindari kebiasaan menggaruk kepala secara berlebihan. Garukan dapat memperparah iritasi dan melukai permukaan kulit.
Jangan Selalu Menganggap Gatal sebagai Ketombe
Kulit kepala gatal tidak selalu menunjukkan masalah ketombe. Kondisi tersebut juga dapat muncul akibat kulit kering, psoriasis, atau reaksi terhadap produk rambut.
Karena itu, perhatikan gejala lain yang muncul bersamaan dengan rasa gatal. Kemerahan, sisik, ruam, dan pengelupasan dapat membantu mengenali penyebabnya.
Jika rasa gatal terus muncul meski sudah memperbaiki perawatan rambut, jangan mengabaikannya. Dokter kulit dapat membantu menemukan penyebab dan menentukan perawatan yang sesuai.
“Baca Juga: Bumbu Instan dan Risiko Kanker Payudara, Kata Dokter“