RS Satria Medika – Banyak orang menganggap vaksin hanya diperlukan saat masih anak-anak. Padahal, orang dewasa juga membutuhkan beberapa jenis vaksin untuk menjaga kesehatan.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Visakha Revena Irawan menjelaskan bahwa vaksin dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit menular. Selain itu, vaksin juga membantu mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga.
Menurutnya, ada beberapa vaksin yang sebaiknya menjadi bagian dari perlindungan kesehatan orang dewasa.
“Baca Juga: MRI 3 Tesla Bantu Deteksi Penyakit Lebih Akurat“
Vaksin Influenza Perlu Diulang Setiap Tahun
Vaksin influenza menjadi salah satu vaksin yang paling penting bagi orang dewasa. Dokter menyarankan vaksin ini dilakukan setiap tahun.
Virus influenza terus mengalami perubahan. Karena itu, tubuh memerlukan perlindungan yang diperbarui secara berkala.
Visakha menjelaskan bahwa rekomendasi dari organisasi kesehatan dunia masih menyarankan vaksin influenza tahunan. Dengan vaksinasi rutin, risiko terkena flu dan komplikasinya dapat berkurang.
Vaksin Pneumokokal Lindungi Kesehatan Paru-Paru
Selain vaksin influenza, dokter juga merekomendasikan vaksin pneumokokal. Vaksin ini membantu melindungi tubuh dari infeksi paru-paru yang berbahaya.
Saat ini, banyak orang dewasa menggunakan vaksin PCV20. Vaksin tersebut memberikan perlindungan terhadap lebih banyak jenis bakteri dibanding generasi sebelumnya.
Karena itu, vaksin pneumokokal menjadi salah satu pilihan penting untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan.
Vaksin DBD Berikan Perlindungan Lebih Luas
Vaksin demam berdarah dengue atau DBD juga mulai mendapat perhatian. Visakha menjelaskan bahwa seseorang tetap bisa terkena DBD lebih dari satu kali.
Virus dengue memiliki empat jenis yang berbeda. Karena itu, infeksi sebelumnya tidak selalu memberikan perlindungan penuh.
Vaksin dengue membantu memperluas perlindungan terhadap berbagai jenis virus dengue. Dengan demikian, risiko infeksi berulang dapat berkurang.
Vaksin Tetanus Perlu Booster Setiap 10 Tahun
Dokter juga menyarankan vaksin tetanus, difteri, dan pertusis atau Tdap. Vaksin ini memerlukan suntikan penguat setiap 10 tahun.
Bagi orang yang memiliki riwayat vaksinasi lengkap, booster membantu menjaga perlindungan tubuh. Sementara itu, dokter biasanya memulai vaksinasi dari awal jika riwayat imunisasi tidak diketahui.
Karena itu, penting untuk mengetahui catatan vaksinasi sejak dini.
Vaksin Cacar Air Penting untuk Orang Dewasa
Vaksin varisela atau cacar air juga masuk dalam daftar vaksin yang dianjurkan. >Vaksin ini sangat penting bagi orang dewasa yang belum pernah terkena cacar air.
Dokter menjelaskan bahwa risiko komplikasi penyakit meningkat seiring bertambahnya usia. Oleh sebab itu, perlindungan melalui vaksin menjadi semakin penting.
Selain menjaga kesehatan diri sendiri, vaksin juga membantu mencegah penyebaran penyakit kepada orang lain.
Lansia Perlu Perlindungan Tambahan
Kelompok lanjut usia memerlukan perlindungan yang lebih lengkap. Selain vaksin influenza dan pneumokokal, dokter juga menyarankan vaksin RSV.
Virus RSV dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius pada lansia. Bahkan, virus tersebut berkontribusi terhadap banyak kasus komplikasi dan kematian pada kelompok usia lanjut.
Selain itu, lansia juga dianjurkan menerima vaksin herpes zoster. Vaksin ini membantu mencegah cacar api atau shingles yang sering muncul pada usia tua.
Dengan vaksinasi yang tepat, orang dewasa dan lansia dapat menjaga kesehatan lebih baik. Karena itu, dokter mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pentingnya vaksinasi setelah memasuki usia dewasa.
“Baca Juga: Cycle Syncing: Cara Menyesuaikan Gaya Hidup Saat Haid“