DRW Skincare Siap Dampingi Pasien Usai Teguran BPOM

RS Satria Medika – Founder DRW Skincare, Wahyu Triasmara, menyatakan komitmen penuh kepada pasien terdampak.
Ia menegaskan timnya tidak menghindari masalah yang terjadi.
Manajemen memilih hadir dan bertanggung jawab secara langsung.
Pernyataan tersebut disampaikan akhir Januari 2026.

“Baca Juga: Screen Time Berlebih Picu Gangguan Mata Tanpa Disadari“


Komitmen Pendampingan Medis untuk Pasien

Wahyu memastikan pendampingan medis berjalan sampai pasien benar-benar pulih.
Ia menegaskan komitmen ini menjadi bukti tanggung jawab perusahaan.
Selama sepuluh tahun, DRW Skincare menjaga integritas produk.
Pengawasan rutin dari BPOM selalu menyatakan produk aman.
Memasuki tahun kesebelas, manajemen ingin memperkuat kepercayaan publik.


BPOM Temukan Puluhan Produk Kosmetik Berisiko

Sebelumnya, BPOM mengumumkan temuan 26 produk kosmetik berbahaya.
Pengawasan berlangsung selama Oktober hingga Desember 2025.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyampaikan temuan tersebut pertengahan Januari 2026.
BPOM menemukan bahan berisiko pada seluruh produk tersebut.
Paparan bahan itu dapat memicu gangguan kesehatan kulit.


DRW Skincare Lakukan Evaluasi Besar

Menanggapi temuan tersebut, DRW Skincare langsung melakukan evaluasi internal.
Manajemen memperketat seleksi mitra produksi.
Selain itu, perusahaan memfokuskan pengembangan pabrik mandiri.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kendali mutu produk.
DRW Skincare juga meminta masyarakat tetap tenang.


Imbauan Pembelian Produk Resmi

Manajemen mengimbau konsumen membeli produk melalui jalur resmi.
Jalur resmi mencakup Beauty Consultant terdaftar dan klinik resmi.
Langkah ini membantu menjamin keaslian produk.
Keamanan pemakaian juga lebih terjaga.
Wahyu menyampaikan apresiasi kepada BPOM atas pendampingan intensif.


Transparansi dan Keterbukaan kepada Publik

Wahyu menegaskan perusahaan memilih keterbukaan kepada publik.
Manajemen ingin meluruskan persepsi yang berkembang.
DRW Skincare juga menegaskan tanggung jawab penuh terhadap pasien.
Layanan asistensi medis menjadi bentuk komitmen nyata.
Pengawasan BPOM selama bertahun-tahun tetap berjalan rutin.


Kendala Terjadi pada Produksi Pihak Ketiga

Pada pemeriksaan terakhir, BPOM menemukan kendala pada beberapa produk.
Masalah tersebut berasal dari produksi pabrik pihak ketiga.
Proses tersebut berada di luar kendali langsung manajemen.
DRW Skincare memastikan temuan hanya terjadi pada empat produk.
Total produk terdaftar DRW Skincare mencapai lebih dari 120 item.


Penarikan Produk Sudah Dilakukan Sejak 2025

Manajemen menghentikan kerja sama dengan pihak produksi terkait.
Penarikan dan pemusnahan produk terdampak telah berlangsung sejak Juli 2025.
BPOM mengawasi seluruh proses tersebut.
Langkah ini dilakukan sebelum informasi menyebar luas.
Perusahaan juga membuka pintu pengaduan bagi pasien.


Layanan Khusus untuk Pasien Terdampak

DRW Skincare menyediakan layanan hotline khusus.
Pasien dapat menghubungi nomor 0811944288.
Tim dokter akan memberikan pendampingan intensif.
Seluruh layanan medis diberikan tanpa biaya.
Pendampingan berlangsung hingga kondisi kulit pulih sepenuhnya.


Daftar Empat Produk DRW Skincare Bermasalah

BPOM mencatat empat produk DRW Skincare bermasalah.

1. Dermabright
Produk ini mengandung asam retinoat dan mometason furoat.
BPOM membatalkan izin edar dan memerintahkan penarikan.

2. Radiant Acne Brightening
Produk ini mengandung klindamisin.
BPOM memerintahkan pemusnahan produk.

3. Radiant Brightening
Produk ini mengandung asam retinoat dan mometason furoat.
BPOM membatalkan izin edar produk tersebut.

4. Radiant Glow
Produk ini mengandung asam retinoat dan mometason furoat.
BPOM memerintahkan penarikan dan pemusnahan.


Penutup

DRW Skincare menegaskan tanggung jawab penuh kepada konsumen.
Manajemen mengambil langkah nyata dan transparan.
Pendampingan medis menjadi fokus utama perusahaan.
Evaluasi internal terus berjalan untuk menjaga kualitas.
Perusahaan berharap kepercayaan publik dapat kembali terjaga.

“Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Mata Anak di Era Gadget“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *