RS Satria Medika – Kemenkes Hantavirus: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Hanta tipe HFRS di Indonesia. Pemerintah juga menyiagakan puluhan rumah sakit untuk mendeteksi kasus lebih cepat.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus semakin luas. Selain itu, Kemenkes ingin memastikan tenaga medis lebih siap menghadapi kemungkinan kasus baru.
“Baca Juga: Jantung Berdebar saat Marah, Ini Penyebabnya“
Kemenkes Siagakan 21 Rumah Sakit Sentinel
Kemenkes telah menyiapkan 21 rumah sakit sentinel di 20 provinsi. Rumah sakit tersebut akan melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pasien dengan gejala tertentu.
Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Andi Saguni, mengatakan gejala tubuh menguning perlu mendapat perhatian khusus.
Menurutnya, gejala tersebut sering menyerupai penyakit hati atau leptospirosis. Karena itu, tenaga medis perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Andi menjelaskan rumah sakit sentinel memiliki tugas utama untuk melakukan pengawasan aktif terhadap pasien.
Gejala Virus Hanta Bisa Mirip Penyakit Lain
Virus Hanta tipe HFRS dapat menimbulkan gejala yang sulit dibedakan dari penyakit lain. Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah jaundice atau tubuh menguning.
Selain itu, pasien juga bisa mengalami demam dan kondisi tubuh lemah. Karena gejalanya mirip penyakit lain, dokter perlu melakukan pemeriksaan tambahan.
Andi menegaskan tenaga medis tidak boleh langsung menyimpulkan penyebab gejala kuning pada pasien. Rumah sakit harus memastikan penyebab penyakit melalui pemeriksaan laboratorium.
Tes PCR Jadi Alat Utama Deteksi Virus
Kemenkes menggunakan tes PCR untuk mendeteksi virus Hanta secara lebih akurat. Pemeriksaan tersebut membantu dokter mengetahui jenis virus yang menyerang pasien.
Selain itu, tes PCR juga dapat membedakan tipe HFRS dan HPS. Karena itu, pemeriksaan laboratorium menjadi langkah penting dalam pengawasan virus.
Andi mengatakan hasil PCR akan menunjukkan jenis atau strain virus secara lebih jelas. Pemerintah juga memastikan alat pemeriksaan yang tersedia cukup memadai.
Indonesia Temukan Virus Hanta Tipe HFRS
Hingga sekarang, Kemenkes menemukan virus Hanta tipe HFRS di Indonesia. Jenis tersebut berbeda dari virus HPS yang sempat muncul pada kapal pesiar Hondius.
Kasus kapal pesiar tersebut sebelumnya menarik perhatian dunia internasional. Namun, Kemenkes memastikan tipe virus di Indonesia berbeda dengan kasus itu.
Karena itu, pemerintah terus melakukan pemantauan untuk mengetahui perkembangan penyebaran virus Hanta di dalam negeri.
Kemenkes & Hantavirus: Data Pemeriksaan Masuk Sistem Nasional
Kemenkes juga menghubungkan seluruh hasil pemeriksaan PCR ke sistem National All Record atau NAR.
Sistem tersebut membantu pemerintah memantau laporan kasus secara nasional. Selain itu, tenaga kesehatan bisa lebih cepat melakukan pengawasan jika ditemukan kasus baru.
Langkah ini menunjukkan pemerintah ingin meningkatkan kesiapan menghadapi penyebaran virus Hanta. Kemenkes juga meminta masyarakat tetap menjaga kebersihan dan segera memeriksa kesehatan jika muncul gejala mencurigakan.
“Baca Juga: Tubuh Langsing Bisa Tetap Berisiko Penyakit Kronis“