RS Satria Medika – Banyak orang menganggap pemasangan ring jantung dapat menyembuhkan penyakit jantung koroner secara total. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dokter Spesialis Jantung Konsultan Kardiologi Intervensi, dr. Bobby Arfhan Anwar, menjelaskan bahwa dokter harus menyesuaikan tindakan dengan kondisi setiap pasien.
Menurutnya, pemasangan ring hanya menjadi salah satu pilihan terapi. Dokter tetap mempertimbangkan tingkat penyumbatan, lokasi pembuluh darah, dan kondisi pasien sebelum menentukan tindakan.
“Baca Juga: Dokter Tirta Ingatkan Risiko Hyrox usai Kasus Hipertermia“
Tidak Semua Penyumbatan Bisa Dipasang Ring
dr. Bobby menjelaskan bahwa beberapa pasien memiliki penyempitan pembuluh darah yang cukup sederhana. Dalam kondisi tersebut, dokter dapat memasang ring dan memulihkan aliran darah dengan lebih mudah.
Namun, banyak pasien menghadapi kondisi yang jauh lebih rumit. Sebagian penyumbatan berada pada lokasi yang sulit dijangkau atau terjadi pada pembuluh darah berukuran kecil.
Selain itu, beberapa pasien memiliki plak yang sangat keras akibat penumpukan kalsium dalam waktu lama. Kondisi tersebut membuat proses pemasangan ring menjadi lebih sulit.
Karena itu, dokter tidak bisa memberikan penanganan yang sama kepada semua pasien.
Dokter Gunakan Rotablator untuk Mengatasi Plak Keras
Pada kasus tertentu, dokter harus mengatasi plak yang mengeras sebelum memasang ring.
dr. Bobby menjelaskan bahwa dokter menggunakan alat khusus bernama rotablator untuk mengikis endapan kalsium di dalam pembuluh darah.
Alat tersebut tidak mengebor pembuluh darah. Sebaliknya, alat itu hanya menghancurkan plak yang menghalangi aliran darah.
Setelah dokter melonggarkan area penyumbatan, dokter baru dapat memasang ring dengan lebih aman. Langkah tersebut juga membantu mengembalikan aliran darah menuju otot jantung.
Ring Jantung Tidak Selalu Menjadi Pilihan Terbaik
Meski teknologi intervensi terus berkembang, dokter tidak selalu memilih pemasangan ring sebagai terapi utama.
Pada beberapa kondisi, penyumbatan sudah menyebar ke banyak bagian pembuluh darah. Dalam situasi tersebut, pemasangan ring tidak memberikan hasil terbaik untuk jangka panjang.
Dokter akan mempertimbangkan pilihan lain yang lebih sesuai dengan kondisi pasien. Tujuan utamanya tetap menjaga fungsi jantung dan menurunkan risiko komplikasi.
Operasi Bypass Lebih Efektif untuk Penyumbatan Berat
Jantung menerima suplai darah dari tiga pembuluh darah utama. Jika ketiga pembuluh tersebut mengalami penyempitan yang berat, dokter biasanya menyarankan operasi bypass.
dr. Bobby menjelaskan bahwa berbagai penelitian menunjukkan operasi bypass memberikan hasil jangka panjang yang lebih baik pada pasien dengan banyak penyumbatan.
Menurutnya, hasil operasi bypass sering kali lebih baik dibandingkan pemasangan beberapa ring sekaligus.
Karena itu, dokter akan memilih prosedur bypass jika kondisi pasien memang memenuhi indikasi medis.
Operasi Bypass Membuat Jalur Baru Aliran Darah
Operasi bypass termasuk tindakan bedah besar. Dokter bedah jantung akan membuat jalur baru agar darah dapat melewati bagian pembuluh yang tersumbat.
Dokter menggunakan pembuluh darah sehat dari bagian tubuh lain sebagai pengganti jalur yang mengalami penyumbatan.
Melalui prosedur tersebut, aliran darah menuju otot jantung dapat kembali berjalan dengan baik.
Pemeriksaan Menyeluruh Menjadi Kunci Penanganan
Setiap pasien memiliki kondisi pembuluh darah yang berbeda. Oleh karena itu, dokter selalu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum menentukan terapi.
Dokter akan memilih pemasangan ring, penggunaan rotablator, atau operasi bypass sesuai kebutuhan medis pasien. Dengan pendekatan tersebut, pasien memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh hasil pengobatan yang optimal sekaligus menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.
“Baca Juga: TNI Ungkap Kronologi Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya“