6 Tanda Kolesterol Tinggi Setelah Terlalu Banyak Makan Daging

RS Satria Medika – Banyak orang menganggap bintik merah pada kulit sebagai tanda demam berdarah dengue (DBD). Padahal, kondisi tersebut tidak selalu berasal dari infeksi virus dengue.

Berbagai penyakit lain juga dapat memunculkan ruam merah. Karena itu, pemeriksaan dokter menjadi langkah penting untuk mengetahui penyebabnya.

Mengacu pada informasi Primaya Hospital, ruam merah dapat muncul akibat infeksi, alergi, atau gangguan kulit lainnya. Setiap penyebab memiliki ciri yang berbeda sehingga membutuhkan penanganan yang tepat.

“Baca Juga: Profil dr. Icha, Dokter NTT yang Jadi Sorotan Publik

Berbagai Penyebab Bintik Merah di Kulit

Selain DBD, beberapa penyakit lain juga dapat menyebabkan bintik atau ruam merah.

Beberapa di antaranya meliputi campak, tifus, herpes zoster, cacar air, dan demam scarlet.

Selain itu, alergi, eksim, gigitan serangga, kudis, serta selulitis juga dapat memicu munculnya ruam merah.

Karena penyebabnya beragam, setiap penderita tidak boleh langsung menyimpulkan dirinya mengalami DBD.

Perbedaan Ruam Campak, DBD, dan Tifus

Meskipun sama-sama menimbulkan ruam, ketiga penyakit ini memiliki ciri yang berbeda.

Campak

Campak biasanya memunculkan ruam tiga hingga lima hari setelah gejala awal.

Penderita lebih dulu mengalami demam, batuk, pilek, dan mata merah.

Selain itu, bercak Koplik sering muncul di bagian dalam pipi sebelum ruam menyebar.

Setelah itu, ruam bergerak dari wajah menuju seluruh tubuh.

Memasuki minggu kedua, ruam mulai memudar dan terkadang meninggalkan kulit mengelupas atau bercak kehitaman sementara.

Demam Berdarah Dengue

Pada DBD, bintik merah biasanya muncul dua hingga lima hari setelah demam tinggi.

Ruam terbentuk akibat perdarahan kecil di bawah kulit.

Karena itu, bintik merah tidak menghilang ketika ditekan.

Dokter sering menganggap kemunculan ruam sebagai tanda fase kritis penyakit.

Meski demikian, ruam umumnya menghilang dalam beberapa hari tanpa meninggalkan bekas.

Tifus

Tifus juga dapat memunculkan ruam merah pada sebagian penderita.

Ruam biasanya muncul di dada atau punggung sebelum menyebar ke bagian tubuh lain.

Selain ruam, penderita sering mengalami demam berkepanjangan, gangguan pencernaan, dan tubuh yang lemah.

Alergi dan Kondisi Kulit Juga Bisa Menjadi Penyebab

Tidak semua ruam berasal dari infeksi.

Alergi, eksim, dan gigitan serangga juga dapat memicu bintik merah.

Namun, kondisi tersebut umumnya menimbulkan rasa gatal.

Selain itu, penderita biasanya tidak mengalami demam tinggi seperti pada infeksi virus atau bakteri.

Oleh sebab itu, dokter perlu melakukan pemeriksaan agar dapat menentukan penyebab sebenarnya.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera kunjungi fasilitas kesehatan jika bintik merah muncul bersama gejala lain.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Demam tinggi yang tidak kunjung turun.
  • Nyeri otot atau sendi.
  • Mual dan muntah.
  • Tubuh terasa sangat lemas.
  • Mimisan atau gusi berdarah.
  • Bintik merah yang tidak memudar saat ditekan.

Pemeriksaan sejak dini membantu dokter menentukan diagnosis dengan lebih akurat.

Selain itu, penanganan yang cepat dapat menurunkan risiko komplikasi, terutama jika penyebabnya adalah demam berdarah.

“Baca Juga: Polisi Sita Rp110 Juta dari Influencer Hanania Travel

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *