RS Satria Medika – Minuman Kopi Kekinian Gula Tinggi: Banyak orang menganggap kopi kekinian sebagai minuman yang aman untuk dikonsumsi setiap hari. Namun, beberapa jenis kopi justru mengandung gula dan kalori yang tinggi.
Seorang ahli gizi mengungkapkan bahwa beberapa menu populer menyimpan kandungan gula yang cukup besar. Jika dikonsumsi terlalu sering, minuman tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah.
Karena itu, konsumen perlu memahami kandungan setiap jenis kopi sebelum menjadikannya kebiasaan.
“Baca Juga: French Paradox: Kebiasaan Orang Prancis Jaga Jantung“
1. Espresso Romano Mengandung Gula Sangat Tinggi
Espresso Romano menggabungkan kopi hitam dan perasan lemon. Banyak orang mengira minuman ini rendah kalori karena menggunakan bahan sederhana.
Namun, kenyataannya berbeda. Banyak kedai kopi menambahkan sirup dalam jumlah besar untuk mengurangi rasa asam dan pahit.
Satu gelas ukuran besar dapat mengandung sekitar 325 kalori.
Selain itu, kandungan gulanya bisa mencapai 66 gram. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 13 kubus gula.
Kandungan gula yang tinggi dapat memicu kenaikan gula darah dalam waktu singkat.
Karena itu, minuman ini kurang cocok bagi penderita diabetes, resistansi insulin, atau orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
2. Irish Coffee Memiliki Kalori dari Krim dan Alkohol
Irish Coffee memadukan espresso, wiski, gula, dan krim kental.
Satu sajian mengandung sekitar 300 hingga 350 kalori.
Krim memberikan rasa lembut sekaligus meningkatkan kandungan lemak jenuh.
Sementara itu, alkohol menambah kalori tanpa memberikan manfaat gizi yang berarti.
Kombinasi tersebut dapat meningkatkan asupan energi harian.
Jika dikonsumsi berlebihan, minuman ini dapat mendukung penumpukan lemak tubuh dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
3. Orange Americano Tetap Berisiko Menaikkan Gula Darah
Orange Americano menggabungkan kopi hitam dengan jus jeruk segar.
Minuman ini mengandung sekitar 150 hingga 200 kalori untuk ukuran besar.
Meski kalorinya lebih rendah, Orange Americano tetap memiliki risiko bagi kadar gula darah.
Proses pembuatan jus menghilangkan sebagian besar serat dari buah jeruk.
Akibatnya, gula alami dalam jus lebih cepat diserap tubuh.
Vitamin C memang masih tersedia. Namun, kandungan tersebut tidak menghilangkan risiko lonjakan gula darah.
Karena itu, penderita diabetes atau orang yang menjaga kadar gula perlu membatasi konsumsinya.
Minuman Kopi Kekinian Gula Tinggi: Nikmati dengan Lebih Bijak
Kopi kekinian tetap dapat menjadi pilihan sesekali.
Namun, konsumen sebaiknya memperhatikan kandungan gula, kalori, dan bahan tambahan di dalamnya.
Selain itu, memilih kopi tanpa sirup atau mengurangi pemanis dapat membantu menjaga kesehatan.
Kebiasaan sederhana tersebut dapat mengurangi risiko kenaikan berat badan dan gangguan kadar gula darah dalam jangka panjang.
“Baca Juga: China Uji Rudal dari Kapal Selam, AS dan Sekutu Bereaksi“