Nyeri Tumit Pagi Hari Bukan Selalu Karena Kalsium

RS Satria Medika – Banyak orang menganggap nyeri tumit saat bangun tidur berasal dari asam urat atau kekurangan kalsium. Padahal, kondisi tersebut lebih sering muncul karena gangguan pada telapak kaki.

Dokter ortopedi Aldo Fransiskus Marsetio menjelaskan kondisi ini dikenal sebagai plantar fasciitis.

Keluhan tersebut cukup sering terjadi pada orang yang banyak berdiri atau berjalan jauh setiap hari.

“Baca Juga: Dokter Ungkap Tanda Sperma Tidak Sehat pada Pria“

Plantar Fascia Menopang Berat Tubuh

Dr. Aldo menjelaskan telapak kaki memiliki jaringan bernama plantar fascia.

Jaringan tersebut membentang dari tumit hingga bagian depan kaki. Plantar fascia membantu menopang berat tubuh saat berdiri dan berjalan.

Selain itu, jaringan ini juga membantu kaki bergerak seperti pegas saat melangkah.

Jika jaringan plantar fascia menjadi kaku, area tumit akan menerima tekanan lebih besar. Karena itu, rasa nyeri biasanya muncul di bagian tumit.

Nyeri Tumit Paling Sering Muncul di Pagi Hari

Plantar fasciitis memiliki ciri khas berupa nyeri saat langkah pertama setelah bangun tidur.

Kondisi tersebut terjadi karena kaki tidak bergerak selama tidur.

Selain itu, posisi kaki biasanya menekuk ke bawah saat tidur. Posisi tersebut membuat jaringan plantar fascia memendek dan menjadi kaku.

Saat seseorang pertama kali berdiri, jaringan langsung tertarik secara mendadak. Karena itu, rasa sakit muncul sangat kuat di tumit.

Dr. Aldo mengatakan rasa nyeri biasanya berkurang setelah kaki mulai bergerak dan berjalan.

Nyeri Tumit Tidak Selalu Berarti Kekurangan Kalsium

Banyak orang langsung mengaitkan nyeri tumit dengan kekurangan kalsium.

Padahal, kekurangan kalsium biasanya menimbulkan gejala berbeda.

Orang yang kekurangan kalsium lebih sering mengalami kram otot, kesemutan, atau gangguan kekuatan tulang.

Sementara itu, plantar fasciitis lebih berkaitan dengan tekanan berulang pada telapak kaki.

Karena itu, kondisi ini tidak berhubungan langsung dengan kadar kalsium tubuh.

Aktivitas Harian Bisa Memicu Plantar Fasciitis

Beberapa kebiasaan dapat meningkatkan risiko plantar fasciitis.

Orang yang berdiri terlalu lama lebih mudah mengalami tekanan pada tumit.

Selain itu, olahraga berlebihan seperti lari atau lompat juga dapat memicu gangguan tersebut.

Penggunaan sepatu yang tidak menopang telapak kaki dengan baik juga menjadi penyebab umum.

Berat badan berlebih turut meningkatkan tekanan pada area tumit setiap hari.

Selain itu, bentuk kaki tertentu seperti flat foot atau lengkung kaki tinggi juga dapat meningkatkan risiko.

Penting Menjaga Kondisi Kaki

Dr. Aldo menyarankan masyarakat lebih memperhatikan kondisi kaki saat beraktivitas.

Penggunaan alas kaki yang nyaman dapat membantu mengurangi tekanan pada tumit.

Selain itu, peregangan kaki sebelum beraktivitas juga membantu menjaga kelenturan jaringan telapak kaki.

Jika nyeri terus muncul dalam waktu lama, penderita sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Dengan penanganan yang tepat, plantar fasciitis dapat membaik dan tidak mengganggu aktivitas harian.

“Baca Juga: Catat! Jadwal Imunisasi Bayi Sesuai Anjuran Kemenkes“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *