RS Satria Medika – BPJS Kesehatan menghadirkan BPJS Keliling di Puskesmas Warnasari, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Layanan ini membantu masyarakat mengurus kebutuhan administrasi JKN secara lebih dekat.
Melalui layanan tersebut, peserta tidak perlu selalu mendatangi kantor BPJS Kesehatan. Masyarakat juga bisa memperoleh bantuan langsung dari petugas.
“Baca Juga: BPOM Perketat Batas BPA pada Kemasan Pangan“
BPJS Keliling Layani Berbagai Kebutuhan Peserta
BPJS Keliling menyediakan beberapa layanan administrasi untuk peserta JKN. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut untuk berbagai kebutuhan.
Peserta bisa meminta informasi tentang Program JKN. Selain itu, peserta juga bisa mengubah data kepesertaan dan mendaftar sebagai peserta.
Petugas juga melayani konsultasi administrasi serta menerima pengaduan peserta. Karena itu, masyarakat bisa menyelesaikan berbagai kendala JKN melalui layanan tersebut.
BPJS Kesehatan menghadirkan layanan ini untuk menjangkau masyarakat dengan kondisi wilayah yang beragam. Terutama, masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses layanan digital.
BPJS Kesehatan Sesuaikan Layanan dengan Kondisi Masyarakat
Deputi Direksi Bidang Komunikasi Organisasi BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf, menjelaskan alasan layanan tersebut.
Menurut Iqbal, BPJS Kesehatan terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut juga mencakup wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
BPJS Kesehatan memang terus mengembangkan berbagai layanan digital. Namun, tidak semua masyarakat memiliki akses digital yang memadai.
Keterbatasan jaringan, kondisi geografis, dan kemampuan digital menjadi beberapa kendala. Karena itu, BPJS Kesehatan tetap menyediakan layanan tatap muka.
Iqbal menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Puskesmas Warnasari pada Kamis, 17 September 2026. Ia juga mengunjungi lokasi bersama BPJS Watch dan pihak puskesmas.
Masyarakat Bisa Memilih Kanal Layanan JKN
Menurut Iqbal, kebutuhan peserta berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Masyarakat perkotaan mungkin lebih sering memilih layanan digital.
Namun, masyarakat di daerah tertentu masih membutuhkan layanan secara langsung. Kondisi jaringan dan jarak menjadi beberapa alasan utama.
Karena itu, BPJS Kesehatan menyediakan berbagai pilihan kanal layanan. Peserta dapat memilih layanan sesuai kondisi dan kebutuhannya.
Mobile JKN Tetap Menjadi Layanan Digital Utama
Selain BPJS Keliling, BPJS Kesehatan terus mengembangkan Mobile JKN. Aplikasi tersebut menyediakan berbagai layanan administrasi secara mandiri.
Peserta dapat menggunakan Mobile JKN untuk mengurus kepesertaan. Aplikasi tersebut juga menyediakan layanan antrean online dan telekonsultasi.
Selain itu, peserta dapat menggunakan layanan PANDAWA melalui WhatsApp di nomor 08118165165. BPJS Kesehatan juga menyediakan Care Center 165 untuk kebutuhan informasi dan pengaduan.
Peserta juga dapat memanfaatkan media sosial resmi BPJS Kesehatan. Sementara itu, layanan VIOLA memungkinkan peserta berbicara langsung dengan petugas melalui video conference.
BPJS Keliling Bantu Masyarakat di Daerah
Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timbul Siregar, mengapresiasi kehadiran BPJS Keliling. Menurutnya, layanan tersebut membantu masyarakat menyelesaikan administrasi tanpa perjalanan jauh.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Warnasari, Eli Rosmalia, menjelaskan peran puskesmas. Puskesmas membantu masyarakat memahami berbagai informasi administrasi JKN.
Puskesmas juga memberikan edukasi tentang proses pengaktifan kembali kepesertaan. Namun, Dinas Sosial tetap menangani proses aktivasi sesuai ketentuan.
Selain administrasi, puskesmas memberikan edukasi kesehatan kepada peserta JKN. Edukasi tersebut mendorong masyarakat menjalankan pola hidup sehat dan mencegah penyakit.
Dengan demikian, BPJS Keliling tidak hanya mendekatkan layanan administrasi. Layanan ini juga membantu BPJS Kesehatan memahami kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
“Baca Juga: Gejala Influenza A pada Anak yang Perlu Diwaspadai“