5 Gejala Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan


RS Satria Medika
 –
 Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Bethsaida Hospital Gading Serpong, Putri Reno Indrisia, mengingatkan masyarakat agar lebih peka terhadap gejala penyakit jantung.

Menurut Putri, banyak pasien datang saat kondisi sudah memburuk. Mereka sering menganggap gejala awal sebagai keluhan ringan yang tidak berbahaya.

Padahal, tubuh biasanya memberikan sinyal sejak awal. Jika seseorang mengenali gejala tersebut lebih cepat, dokter dapat memberikan penanganan lebih dini.

Karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai tanda yang sering muncul sebelum penyakit berkembang lebih serius.

“Baca Juga: Aturan Kontrol BPJS 2026 Berubah, Simak Ketentuannya“

Gejala Jantung yang Sering Diabaikan

Putri menjelaskan bahwa beberapa gejala jantung kerap dianggap sebagai masalah kesehatan biasa.

Salah satu gejala yang sering muncul adalah tubuh cepat lelah saat melakukan aktivitas ringan. Selain itu, sebagian pasien mengalami sesak napas ketika berjalan atau menaiki tangga.

Beberapa orang juga merasakan nyeri dada seperti tertekan atau tertahan benda berat. Namun, mereka sering mengabaikan keluhan tersebut.

Selain itu, detak jantung yang tidak teratur juga dapat menjadi tanda adanya gangguan pada jantung.

Gejala lain meliputi pusing mendadak, keringat dingin tanpa penyebab jelas, dan pembengkakan pada kaki.

Karena gejala tersebut sering muncul secara perlahan, banyak orang tidak menyadari bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan kesehatan jantung.

Banyak Orang Mengira Hanya Masuk Angin

Sebagian masyarakat menganggap gejala awal penyakit jantung sebagai masuk angin atau kelelahan biasa.

Akibatnya, mereka menunda pemeriksaan hingga kondisi semakin parah. Bahkan, beberapa pasien baru mencari bantuan medis saat gejala sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam beberapa kasus, pasien datang ketika kondisi sudah memasuki tahap darurat.

Padahal, pemeriksaan sejak dini dapat membantu dokter menemukan masalah sebelum terjadi komplikasi yang lebih berat.

Oleh karena itu, masyarakat perlu segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mencurigakan.

Deteksi Dini Menjadi Langkah Penting

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia atau PERKI terus mengingatkan pentingnya pencegahan penyakit jantung.

Organisasi tersebut menilai angka kasus penyakit jantung di Indonesia masih cukup tinggi. Selain itu, biaya pengobatan penyakit jantung juga terus meningkat.

Karena itu, dokter mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin, terutama jika memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, atau kebiasaan merokok.

Deteksi dini dapat membantu dokter menentukan langkah penanganan yang tepat sebelum kondisi berkembang lebih serius.

Pemeriksaan Membantu Mengetahui Kondisi Jantung

Dokter dapat melakukan berbagai pemeriksaan untuk menilai kesehatan jantung secara menyeluruh.

Pemeriksaan tersebut meliputi pencitraan jantung, tes fungsi jantung, dan evaluasi kondisi pembuluh darah.

Melalui pemeriksaan tersebut, dokter dapat mengetahui adanya penyempitan atau sumbatan pada pembuluh darah jantung.

Selain itu, dokter juga dapat menilai tingkat risiko yang dimiliki setiap pasien.

Penanganan Disesuaikan dengan Kondisi Pasien

Jika dokter menemukan penyempitan atau sumbatan, tim medis akan menentukan penanganan sesuai kondisi pasien.

Pilihan terapi dapat berupa tindakan membuka aliran darah yang tersumbat maupun operasi pada kasus tertentu.

Dokter Spesialis Jantung Intervensi Bethsaida Hospital Serang, Fani Suslina Hasibuan, menjelaskan bahwa tingkat penyumbatan pada setiap pasien berbeda.

Sebagian pasien mengalami penyumbatan ringan. Namun, sebagian lainnya menghadapi penyumbatan yang lebih kompleks dan melibatkan beberapa pembuluh darah sekaligus.

Karena itu, dokter perlu melakukan pemeriksaan mendalam sebelum menentukan tindakan yang paling tepat.

Jangan Abaikan Sinyal dari Tubuh

Dokter mengingatkan bahwa gejala penyakit jantung tidak selalu muncul secara tiba-tiba.

Tubuh sering memberikan tanda sejak awal melalui rasa lelah, sesak napas, nyeri dada, atau detak jantung yang tidak teratur.

Jika gejala tersebut muncul berulang, masyarakat sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu mencegah komplikasi serius dan menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

“Baca Juga: Tips Menerapkan Pola Hidup Sehat Bersama Keluarga“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *