RS Satria Medika – Influenza merupakan infeksi saluran pernapasan yang dapat menyerang berbagai kelompok usia. Anak-anak hingga lansia dapat mengalami infeksi tersebut.
Sebagian orang dapat pulih tanpa pengobatan khusus. Namun, influenza tetap membutuhkan perhatian karena kelompok tertentu memiliki risiko komplikasi lebih tinggi.
Karena itu, vaksinasi menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mencegah influenza. Vaksinasi juga tidak hanya berlaku bagi anak-anak.
“Baca Juga: Sunway Medical Centre Tawarkan MCU Mulai Rp5,5 Juta“
Vaksin Influenza Membantu Melindungi dari Infeksi
Dokter Spesialis Anak Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp.ETIA(K), menjelaskan manfaat vaksin influenza.
Ia menyampaikan informasi tersebut dalam acara Morning Zone melalui kanal YouTube Okezone.
Menurut dr. Yogi, vaksin influenza dapat membantu memberikan perlindungan terhadap infeksi influenza. Perlindungan tersebut juga penting bagi orang dewasa dan lansia.
Di Indonesia, pemerintah belum memasukkan vaksin influenza sebagai program rutin. Namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia sudah memasukkan vaksin tersebut dalam rekomendasi imunisasi.
Karena itu, masyarakat dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai kebutuhan vaksin influenza. Tenaga kesehatan juga dapat membantu menentukan jadwal vaksinasi yang sesuai.
Vaksin Influenza Bisa Mulai dari Usia 6 Bulan
Rekomendasi vaksin influenza mencakup kelompok usia yang cukup luas. Vaksin tersebut dapat diberikan mulai usia enam bulan hingga dewasa.
Anak balita termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus. Lansia juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat influenza.
Karena itu, orang tua perlu memperhatikan jadwal vaksinasi anak. Orang dewasa juga dapat mempertimbangkan vaksinasi sesuai kondisi dan rekomendasi tenaga kesehatan.
Dengan demikian, vaksin influenza tidak hanya memberikan perhatian pada anak-anak. Orang dewasa dan lansia juga dapat memperoleh manfaat dari vaksinasi.
Orang Dewasa Tetap Membutuhkan Perlindungan Influenza
Sebagian orang mungkin menganggap daya tahan tubuh yang baik sudah cukup melawan influenza. Namun, kondisi tersebut tidak memberikan perlindungan penuh.
Virus influenza juga terus mengalami perubahan. Karena itu, perlindungan tubuh perlu mengikuti rekomendasi vaksin yang berlaku setiap tahun.
Vaksin influenza umumnya membutuhkan pemberian rutin setiap tahun. Dokter dapat menentukan waktu vaksinasi berdasarkan kondisi seseorang dan vaksin yang tersedia.
Selain itu, orang tua dapat memasukkan vaksin influenza dalam upaya menjaga kesehatan keluarga. Anak yang sudah berusia enam bulan dapat mengikuti rekomendasi vaksinasi dari dokter.
Kebiasaan Bersih Tetap Mendukung Pencegahan
Vaksinasi bukan satu-satunya cara untuk mengurangi risiko influenza. Masyarakat juga perlu menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat.
Pertama, masyarakat perlu mencuci tangan secara rutin. Kebiasaan tersebut membantu menjaga kebersihan tangan setelah seseorang menyentuh berbagai benda.
Selanjutnya, masyarakat perlu menerapkan etika ketika batuk dan bersin. Gunakan tisu atau tutup mulut dengan bagian dalam siku.
Selain itu, hindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami sakit. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi peluang penyebaran infeksi.
Konsultasikan Jadwal Vaksin kepada Dokter
Masyarakat yang belum menerima vaksin influenza tahun ini dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat memberikan rekomendasi berdasarkan usia dan kondisi masing-masing.
Menurut dr. Yogi, masyarakat dapat mengulang vaksinasi influenza setiap tahun. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan jadwal vaksinasi untuk menjaga perlindungan tubuh.
Pada akhirnya, vaksinasi dan kebiasaan hidup bersih dapat berjalan bersama. Keduanya membantu masyarakat mengambil langkah pencegahan terhadap influenza.
“Baca Juga: 7 Kebiasaan Malam yang Bisa Mengganggu Gula Darah“