Kenapa Bau Bawang Sulit Hilang Ini Penyebabnya

RS Satria Medika – Bau bawang dapat bertahan selama berjam-jam setelah seseorang mengonsumsi makanan berbahan bawang.
Namun, aroma tersebut tidak selalu berasal dari sisa makanan yang menempel di mulut.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, menjelaskan penyebab bau bawang melalui unggahannya di Threads.
Menurutnya, tubuh dapat menyerap senyawa tertentu dari bawang setelah seseorang mengonsumsinya.

Senyawa tersebut kemudian beredar melalui darah dan keluar kembali melalui napas.
Karena itu, bau bawang dapat bertahan meski seseorang sudah membersihkan mulut.

“Baca Juga: Kurang Tidur Ganggu Memori, Olahraga 20 Menit Membantu“

Bau Bawang Tidak Hanya Berasal dari Mulut

Banyak orang menggunakan sikat gigi untuk menghilangkan bau setelah menyantap makanan tertentu.
Selain itu, sebagian orang menggunakan obat kumur atau permen untuk menyegarkan napas.

Cara tersebut memang dapat mengurangi aroma makanan yang tersisa di rongga mulut.
Namun, cara tersebut tidak selalu menghilangkan bau bawang sepenuhnya.

Dr. Adam menjelaskan perbedaan tersebut melalui utas di akun Threads miliknya.
Ia merujuk pada penelitian tentang asal bau napas setelah seseorang mengonsumsi bawang putih.

Penelitian tersebut membedakan bau yang berasal dari mulut dengan bau yang berasal dari tubuh.
Perbedaan itu membantu menjelaskan alasan bau bawang dapat bertahan lebih lama.

Senyawa AMS Menjadi Salah Satu Penyebab

Menurut dr. Adam, senyawa allyl methyl sulfide atau AMS berperan dalam munculnya bau bawang.
Senyawa tersebut dapat menghasilkan aroma khas setelah seseorang mengonsumsi bawang.

Berbeda dengan sisa makanan, tubuh menyerap AMS melalui usus halus.
Setelah itu, AMS masuk ke dalam aliran darah dan beredar di dalam tubuh.

Tubuh hanya memproses AMS dalam jumlah yang sangat terbatas.
Karena itu, senyawa tersebut dapat bertahan dan keluar melalui napas selama beberapa jam.

Proses tersebut membuat bau bawang memiliki karakter berbeda dari bau makanan biasa.
Aroma tidak hanya berasal dari permukaan lidah atau bagian dalam mulut.

Kenapa Sikat Gigi Tidak Selalu Efektif?

Sikat gigi dapat membersihkan sisa makanan yang menempel pada gigi dan rongga mulut.
Namun, sikat gigi tidak dapat mengeluarkan senyawa AMS yang sudah masuk ke dalam darah.

Obat kumur juga bekerja terutama pada area dalam mulut.
Karena itu, obat kumur hanya dapat mengurangi sebagian aroma yang berasal dari rongga mulut.

Permen juga memberikan efek serupa dengan menutupi aroma melalui rasa dan aroma tertentu.
Namun, cara tersebut tidak menghentikan tubuh mengeluarkan AMS melalui napas.

Dengan demikian, seseorang tetap dapat mencium bau bawang setelah membersihkan mulut.
Aroma tersebut dapat muncul kembali selama tubuh masih mengeluarkan senyawa tersebut.

Bau Bawang Sulit Hilang: Bisa Bertahan Selama Beberapa Jam

Dr. Adam menjelaskan bahwa AMS dapat keluar melalui napas selama beberapa jam.
Karena itu, seseorang mungkin masih mengalami bau bawang setelah menyikat gigi.

Kondisi tersebut juga menjelaskan mengapa bau bawang terasa lebih sulit hilang.
Senyawa yang sudah masuk ke dalam tubuh membutuhkan waktu sebelum keluar sepenuhnya.

Namun, kondisi ini merupakan respons tubuh terhadap senyawa dari makanan.
Jadi, bau bawang tidak selalu menunjukkan kebersihan mulut yang buruk.

Membersihkan Mulut Tetap Penting

Meski sikat gigi tidak menghilangkan seluruh bau bawang, kebiasaan tersebut tetap penting.
Sikat gigi dapat membersihkan sisa makanan dan menjaga kesehatan gigi serta gusi.

Selain itu, penggunaan obat kumur dapat membantu menyegarkan napas untuk sementara.
Namun, pengguna sebaiknya memahami bahwa efek tersebut tidak selalu bertahan lama.

Dengan memahami penyebabnya, seseorang tidak perlu khawatir ketika bau bawang tetap muncul.
Tubuh membutuhkan waktu untuk mengeluarkan senyawa yang sudah masuk ke dalam aliran darah.

Pada akhirnya, bau bawang setelah makan tidak hanya berkaitan dengan kebersihan mulut.
Senyawa AMS ikut berperan dalam mempertahankan aroma tersebut selama beberapa jam.

“Baca Juga: BNI Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *