RS Satria Medika – Transformasi Sehat Saykoji: Saykoji hadir di podcast Dr. Tirta #Ngopenk dengan penampilan mengejutkan. Berat badannya kini hanya 91 kg. Angka itu menjadi yang terendah sepanjang hidupnya. Bahkan, tubuhnya lebih ramping dibanding saat ia menikah. Padahal, di usia 38 tahun pada masa pandemi, bobotnya sempat mencapai 150 kg.
Awalnya, alasan Saykoji untuk berubah cukup sederhana. Ia hanya ingin memakai smartwatch karena terlihat keren. Namun, perangkat itu memberi notifikasi mengejutkan. Detak jantungnya mencapai 115 meski ia sedang tidak bergerak. Hal ini membuatnya sadar ada yang salah dengan kesehatannya.
“Baca Juga: Deteksi Dini Autoimun Penting untuk Cegah Komplikasi“
Langkah Pertama Menuju Gaya Hidup Baru
Sejak 2022, Saykoji mulai rutin berjalan kaki. Kebiasaan ini membuat tubuh terasa lebih ringan. Ia kemudian mencari referensi olahraga di YouTube, khusus untuk orang obesitas. Ia mencoba jalan dengan rompi berbeban dan juga angkat beban di rumah.
Dalam satu tahun, ia berhasil menurunkan 10 kg. Bobotnya berkurang dari 150 kg menjadi 140 kg. Perubahan ini menjadi awal yang memberi motivasi besar. Setelah itu, ia mulai rutin berkonsultasi dengan dokter gizi.
Tantangan dalam Proses Penurunan Berat Badan
Saykoji menegaskan bahwa perjalanan ini tidak selalu mulus. Kadang bobotnya stagnan bahkan naik kembali. Namun, ia terus berusaha menjaga konsistensi. Jalan kaki tetap menjadi olahraga favorit yang ia lakukan setiap hari.
Selain itu, ia mulai memperbaiki pola makan. Ia belajar menghitung kalori dengan lebih teliti. Ia juga menyiapkan makanan sendiri di rumah. Menu favoritnya antara lain dada ayam dengan sedikit minyak atau brokoli rebus. Proses ini tidak mudah, tetapi akhirnya menjadi kebiasaan sehari-hari.
Pentingnya Konsistensi dan Kesabaran
Saykoji menekankan pentingnya konsistensi. Ia menyadari bahwa perubahan besar tidak datang dengan cepat. Kunci utama ada pada langkah kecil yang dilakukan terus-menerus. Dari sekadar berjalan kaki, ia kini mampu mengubah pola hidup secara menyeluruh.
Perjalanan panjang ini membuat tubuhnya lebih sehat dan bertenaga. Ia kini lebih mudah bergerak. Ia juga lebih percaya diri saat tampil di depan publik. Semua berawal dari niat sederhana untuk mencoba smartwatch.
Transformasi Sehat Saykoji: Inspirasi untuk Banyak Orang
Kisah Saykoji membuktikan bahwa setiap orang bisa berubah. Perubahan kecil mampu membawa dampak besar jika dilakukan secara konsisten. Dari 150 kg, kini ia sukses menjaga bobot 91 kg. Ia berhasil menurunkan hampir 60 kg dalam beberapa tahun.
Cerita ini memberi inspirasi bagi siapa saja yang ingin hidup lebih sehat. Langkah awal mungkin terasa sepele, namun hasilnya sangat berarti. Dengan niat, kesabaran, dan kerja keras, perubahan selalu mungkin terjadi.
Saksikan obrolan lengkapnya bersama Dr. Tirta di YouTube @TirtaPengPengPeng..
“Baca Juga: 5 Makanan Sehat yang Wajib Dibawa saat Perjalanan Jauh“