RS Satria Medika – Waspadai Alzheimer: Dokter Spesialis Bedah Saraf RS Siloam Dhirga Surya Medan, Steven Tandean, menegaskan Alzheimer bukan sekadar penyakit lupa. Ia menjelaskan bahwa Alzheimer adalah kondisi serius yang memengaruhi kualitas hidup pasien dan keluarganya. Steven ingin masyarakat lebih peduli pada kesehatan otak dan mengenali gejala sejak dini.
“Baca Juga: 7 Tanda Autisme pada Orang Dewasa yang Perlu Dikenali“
Seminar Holywings Peduli Bahas Pencegahan
Dalam rangka memperingati Hari Alzheimer Sedunia pada 21 September, Holywings Peduli menggelar seminar kesehatan di Medan. Acara bertajuk “Kenali dan Cegah Alzheimer Sejak Dini” berlangsung pada awal September 2025 di Helens Night Mart.
Steven membahas gejala awal Alzheimer, faktor risiko, serta langkah pencegahan. Ia menekankan pentingnya pola hidup sehat, olahraga rutin, menjaga kesehatan mental, dan melatih otak dengan kegiatan positif.
Jumlah Penderita Alzheimer Terus Meningkat
Data dari Alzheimer Indonesia (ALZI) menunjukkan jumlah penderita Alzheimer di Indonesia terus bertambah. Pada 2016 jumlah penderita diperkirakan mencapai 1,2 juta orang. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 2 juta pada 2030. Bahkan angka itu dapat melonjak hingga 4 juta pada 2050. Laporan lain bahkan memperkirakan jumlah penderita bisa mencapai 7,5 juta orang pada 2050.
Kesenjangan Diagnosis Masih Terjadi
Kementerian Kesehatan mencatat data berbeda dengan estimasi jumlah penderita. Pada periode 2021–2023 hanya 83.500 penderita demensia tercatat menjalani rawat jalan. Sedangkan jumlah penderita yang dirawat inap hanya sekitar 2.400 orang. Angka ini jauh lebih rendah dibanding estimasi nasional yang mencapai lebih dari satu juta kasus.
Dampak Ekonomi Perawatan Alzheimer
Perawatan Alzheimer menimbulkan beban ekonomi yang besar. Biaya perawatan diperkirakan mencapai Rp 23 triliun per tahun. Angka tersebut belum termasuk kerugian produktivitas keluarga yang merawat pasien di rumah. Kondisi ini semakin mendesak karena jumlah lansia di Indonesia terus meningkat. Pada 2020 jumlah lansia mencapai 27 juta orang atau 10 persen dari penduduk. Jumlah ini diperkirakan naik menjadi 40 juta orang atau 13,8 persen pada 2035.
Antusias Masyarakat dalam Seminar
Acara seminar tidak hanya berisi edukasi, tetapi juga sesi tanya jawab interaktif. Peserta dapat bertanya langsung kepada dokter mengenai Alzheimer. Panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 50 orang lansia. Pemeriksaan meliputi cek gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan asam urat. Tim medis dari RS Siloam Dhirga Surya Medan mendampingi peserta dan memberikan konsultasi.
Kisah Peserta Dapat Wawasan Baru
Siti Rahma (45) hadir bersama ibunya dan merasa sangat terbantu. Ia mengatakan sebelumnya hanya menganggap Alzheimer sebagai penyakit pikun. Setelah ikut seminar, ia memahami bahwa penyakit ini jauh lebih serius. Siti merasa informasi tentang perawatan dan dukungan keluarga sangat bermanfaat baginya.
Waspadai Alzheimer: Dukungan dari Holywings Peduli
Andrew Susanto, Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, menyampaikan harapannya. Ia ingin acara ini memotivasi masyarakat untuk menjaga kesehatan secara rutin. Andrew juga menekankan pentingnya gaya hidup sehat agar risiko Alzheimer dapat ditekan sejak dini.
“Baca Juga: Bedakan Sakit Punggung karena Postur Buruk dan Masalah Ginjal“