Influenza Bisa Menyerang Lagi, Ini Pentingnya Vaksin Tahunan

RS Satria Medika – Influenza bukan penyakit yang hanya menyerang seseorang sekali seumur hidup. Seseorang tetap bisa terkena influenza meski pernah mengalami penyakit tersebut.

Dokter dan influencer kesehatan, dr. Ardi Santoso, menjelaskan bahwa influenza termasuk penyakit musiman. Artinya, virus influenza dapat kembali menyebar pada musim berikutnya.

Karena itu, riwayat infeksi sebelumnya tidak membuat seseorang kebal selamanya. Virus influenza dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

“Baca Juga: 3 Penyebab Kulit Kepala Gatal dan Cara Mengatasinya“

Virus Influenza Terus Mengalami Perubahan

Menurut dr. Ardi, virus influenza dapat mengalami mutasi. Perubahan tersebut kemudian dapat menghasilkan jenis atau strain virus yang berbeda.

Kondisi tersebut membuat kekebalan tubuh dari infeksi sebelumnya tidak selalu memberikan perlindungan penuh. Seseorang pun tetap memiliki peluang terkena influenza kembali.

“Virus ini akan bermutasi, jenisnya juga akan jadi banyak, strain-nya akan berubah,” jelas dr. Ardi.

Ia menyampaikan penjelasan tersebut melalui unggahan Instagram pribadinya pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Perubahan virus juga menjadi salah satu alasan masyarakat perlu memperhatikan pencegahan influenza. Salah satu langkah pencegahan tersebut adalah vaksinasi rutin.

Vaksin Influenza Perlu Setiap Tahun

Dr. Ardi menjelaskan bahwa masyarakat perlu melakukan vaksinasi influenza secara rutin setiap tahun. Vaksin membantu tubuh menghadapi virus yang beredar pada musim tertentu.

Virus influenza dapat mengalami perubahan sehingga vaksin juga perlu menyesuaikan perkembangan tersebut. Karena itu, vaksinasi tahunan dapat memberikan perlindungan yang lebih sesuai.

Selain vaksinasi, masyarakat juga perlu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi peluang penularan influenza.

Namun, vaksinasi tetap menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah influenza. Terutama bagi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi.

Influenza Dapat Mengganggu Aktivitas Sehari-hari

Influenza tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman pada tubuh. Penyakit tersebut juga dapat menimbulkan sejumlah gejala yang mengganggu aktivitas.

Seseorang dapat mengalami demam tinggi ketika terkena influenza. Selain itu, batuk juga dapat berlangsung cukup lama.

Gejala tersebut dapat membuat seseorang kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, masyarakat perlu mengenali gejala dan menjaga kondisi tubuh.

Influenza juga dapat meningkatkan risiko komplikasi tertentu. Salah satu komplikasi yang perlu diperhatikan adalah pneumonia.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menganggap influenza sebagai penyakit ringan tanpa risiko. Pencegahan tetap penting untuk mengurangi kemungkinan munculnya komplikasi.

Jangan Menganggap Influenza Hanya Menyerang Sekali

Pengalaman terkena influenza sebelumnya tidak menjamin seseorang bebas dari infeksi berikutnya. Virus dapat kembali beredar dengan jenis yang berbeda.

Karena itu, masyarakat perlu tetap menjaga kesehatan meski pernah terkena influenza. Langkah pencegahan juga perlu dilakukan secara konsisten.

Dr. Ardi mengajak masyarakat melakukan vaksinasi influenza setiap tahun. Ia menilai vaksinasi dapat membantu memberikan perlindungan dan mengurangi risiko komplikasi.

“Jadi, bukan penyakit sekali seumur hidup. Tahun depan bisa kena lagi,” ujar dr. Ardi.

Dengan demikian, masyarakat perlu memahami sifat influenza yang terus berubah. Pencegahan rutin dapat membantu mengurangi risiko infeksi dan komplikasi.

Selain vaksinasi, masyarakat juga perlu menerapkan pola hidup sehat. Dengan langkah tersebut, masyarakat dapat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit.

“Baca Juga: Berenang Saat Haid, Ini Cara Aman dan Nyamannya“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *