RS Satria Medika – Mengenal Kolonoskopi – Lula Lahfah: Publik dikejutkan oleh kabar duka dari selebgram Lula Lahfah.
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat, 23 Januari 2026.
Sebelum wafat, ia sempat berbagi cerita kesehatan kepada sahabatnya, Keanu.
Ia menyampaikan rencana menjalani kolonoskopi untuk menangani penebalan pada usus.
Informasi tersebut kemudian memicu perhatian publik terhadap prosedur kolonoskopi.
Banyak orang ingin memahami fungsi dan manfaat pemeriksaan ini.
“Baca Juga: Obesitas Picu Gangguan Psikologis dan Rasa Lapar Berlebih“
Apa Itu Kolonoskopi?
Menurut laporan dari Healthline, kolonoskopi merupakan prosedur medis untuk memeriksa usus besar dan rektum.
Dokter menggunakan alat khusus yang memiliki kamera kecil di ujungnya.
Alat tersebut membantu dokter melihat langsung bagian dalam saluran pencernaan.
Dokter dapat menemukan kelainan yang tidak terlihat dari luar tubuh.
Karena itu, kolonoskopi membantu deteksi masalah pencernaan sejak dini.
Cara Kerja Pemeriksaan Kolonoskopi
Dokter melakukan kolonoskopi dengan memasukkan selang tipis dan lentur melalui anus.
Kamera pada selang menampilkan kondisi usus besar dan rektum secara langsung.
Prosedur ini memberi gambaran jelas tentang kesehatan saluran pencernaan.
Melalui kolonoskopi, dokter dapat mendeteksi polip sejak dini.
Polip dapat berkembang menjadi kanker jika dokter tidak menanganinya.
Selain itu, dokter bisa menemukan kanker usus besar pada tahap awal.
Dokter juga memeriksa penyebab nyeri perut atau pendarahan saluran cerna.
Pemeriksaan ini membantu mengevaluasi diare kronis dan perubahan kebiasaan buang air besar.
Dokter dapat mengambil sampel jaringan untuk pemeriksaan lanjutan.
Siapa yang Perlu Menjalani Kolonoskopi?
Kolonoskopi berperan penting sebagai alat skrining kanker usus besar.
Dokter menganjurkan prosedur ini bagi orang dengan risiko kanker kolorektal lebih tinggi.
Pasien dengan gejala pencernaan yang tidak jelas juga perlu mempertimbangkan pemeriksaan ini.
Dengan skrining rutin, dokter dapat mencegah komplikasi serius di kemudian hari.
Persiapan Sebelum Kolonoskopi
Dokter meminta pasien membersihkan usus sebelum pemeriksaan.
Proses ini bertujuan meningkatkan akurasi hasil kolonoskopi.
Pasien biasanya menjalani persiapan satu hari sebelum tindakan.
Pasien mengikuti diet cair yang jernih.
Contohnya meliputi kaldu bening dan minuman tanpa warna pekat.
Dokter juga meresepkan cairan pembersih usus atau obat pencahar.
Selain itu, dokter memberi arahan terkait penghentian obat tertentu.
Langkah ini menjaga keamanan pasien selama prosedur.
Mengenal Kolonoskopi Lula Lahfah: Hasil dan Risiko Kolonoskopi
Setelah prosedur, dokter menyampaikan hasil pemeriksaan kepada pasien.
Dokter menilai ada atau tidaknya kelainan pada usus besar.
Polip atau lesi yang diangkat akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium.
Kolonoskopi tergolong aman bagi sebagian besar pasien.
Namun, beberapa orang merasakan kembung atau tidak nyaman setelah pemeriksaan.
Dalam kasus jarang, prosedur ini dapat menimbulkan perdarahan ringan.
“Baca Juga: Peduli Kesehatan Lewat Edukasi Penyakit Sejak Dini“