RS Satria Medika – Dokter bedah umum Franky Mainza Zulkarnain mengingatkan bahaya duduk lama di toilet.
Ia bertugas di Rumah Sakit Pondok Indah Puri Indah.
Franky menyebut banyak orang duduk lama karena bermain ponsel.
Kebiasaan ini meningkatkan tekanan di area anus.
Tekanan tersebut memicu pembesaran pembuluh darah.
Kondisi ini kemudian berkembang menjadi wasir.
“Baca Juga: Partisipasi Kesehatan Indonesia Dinilai Belum Merata “
Waktu Tepat Buang Air Besar Sangat Penting
Franky menegaskan seseorang sebaiknya ke toilet saat dorongan BAB muncul.
Ia menyarankan agar orang tidak menunggu sambil bermain ponsel.
Namun, banyak orang tetap duduk meski BAB telah selesai.
Kebiasaan ini memperpanjang tekanan pada area anus.
Akibatnya, risiko wasir meningkat secara bertahap.
Karena itu, durasi di toilet perlu dibatasi.
Kloset Duduk dan Gaya Hidup Modern
Franky juga menyoroti penggunaan kloset duduk.
Menurutnya, posisi ini meningkatkan tekanan pada anus.
Tekanan berlebih dapat memperbesar pembuluh darah.
Kondisi tersebut memicu pembengkakan di sekitar anus.
Selain itu, gaya hidup modern membuat orang jarang bergerak.
Kebiasaan duduk lama memperbesar risiko wasir.
Feses Keras dan Kurang Serat Perparah Risiko
Risiko wasir meningkat saat feses bertekstur keras.
Kondisi ini sering muncul akibat kurang asupan serat.
Tubuh kemudian mengejan lebih kuat saat BAB.
Tekanan kuat tersebut memperparah kondisi anus.
Franky menyarankan pola makan seimbang setiap hari.
Asupan serat membantu melunakkan feses.
Kelompok Usia yang Rentan Mengalami Wasir
Berdasarkan pengalaman praktik, Franky sering menemui pasien usia 35 hingga 50 tahun.
Kasus lebih banyak terjadi pada laki-laki.
Meski begitu, wasir juga dapat muncul di usia muda.
Risiko meningkat pada orang yang jarang berolahraga.
Kehamilan juga meningkatkan risiko wasir.
Tekanan dari rahim memengaruhi pembuluh darah anus.
Selain itu, kelebihan berat badan turut berperan.
Obesitas meningkatkan tekanan pada area bawah tubuh.
Gejala Wasir yang Perlu Diwaspadai
Wasir menimbulkan rasa gatal di sekitar anus.
Pasien juga sering merasakan nyeri dan perih.
Beberapa orang mengalami perdarahan saat BAB.
Gejala ini muncul akibat tekanan berlebih.
Keluhan tersebut mengganggu aktivitas harian.
Duduk lama pun terasa tidak nyaman.
Sering Duduk Lama di Toilet: Pencegahan dan Penanganan Wasir
Franky mengimbau masyarakat memperbaiki pola makan.
Ia menyarankan konsumsi serat dari sayur dan buah.
Ia juga menyarankan menghindari makanan terlalu pedas.
Makanan pemicu gas juga perlu dibatasi.
Franky menegaskan penanganan wasir tidak selalu membutuhkan operasi.
Dokter biasanya memantau kondisi terlebih dahulu.
Evaluasi bertahap menentukan langkah selanjutnya.
Pendekatan ini membantu pasien mendapat penanganan tepat.
“Baca Juga: Waktu Terbaik Konsumsi Vitamin A agar Manfaat Maksimal“