Transplantasi Ginjal Tanpa Anestesi Umum di Chicago

Rssatriamedika.co.id – Seorang pria berusia 28 tahun bernama John Nicholas di Chicago, Amerika Serikat, menjalani prosedur transplantasi ginjal tanpa anestesi umum. Selama operasi, Nicholas tetap sadar dan tidak merasakan sakit. Operasi ini dilaksanakan pada 24 Mei 2024 di Northwestern Medicine. Alih-alih menggunakan anestesi umum seperti biasanya, Nicholas menerima suntikan anestesi tulang belakang. Hasilnya, Nicholas bisa langsung pulang dalam waktu kurang dari 24 jam setelah operasi yang memakan waktu dua jam, sedangkan umumnya pasien transplantasi ginjal membutuhkan dua hingga tiga hari untuk pulih di rumah sakit.

” Baca Juga: Pertimbangan Golkar Untuk Ridwan Kamil Di Pilkada “

Proses Anestesi Tulang Belakang

Dr. Vicente Garcia Tomas, ahli anestesi yang terlibat dalam operasi tersebut, menjelaskan bahwa operasi transplantasi ginjal dengan pasien yang tetap terjaga sebenarnya lebih mudah dilakukan. Menurutnya, proses ini bahkan lebih mudah dibandingkan dengan operasi caesar. Untuk kasus Nicholas, mereka memberikan suntikan anestesi tulang belakang di ruang operasi dengan sedikit obat penenang untuk kenyamanan. Proses ini berjalan lancar dan membuat Nicholas tetap sadar selama operasi, meningkatkan pengalaman pasien.

Manfaat Prosedur Baru

Dr. Satish Nadig, ahli bedah di Northwestern Medicine, menyatakan bahwa prosedur ini memiliki beberapa manfaat, salah satunya adalah mengurangi risiko yang terkait dengan anestesi umum serta memperpendek masa rawat pasien di rumah sakit. Nadig menggambarkan momen tersebut sebagai pengalaman luar biasa bagi pasien dan tim medis. Tim dokter bahkan sempat memperlihatkan ginjal kepada Nicholas beberapa saat sebelum ditransplantasikan, yang menambah nilai edukatif pada pengalaman tersebut.

” Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Tertancap Besi Separator di Jakbar “

Pengalaman Pasien

Nicholas menyebut pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang ‘keren’. Dia merasa dapat mengetahui secara langsung bagaimana proses transplantasi berjalan. Dalam pernyataan resminya, Nicholas mengatakan bahwa meskipun tim medis melakukan banyak pekerjaan, dia sama sekali tidak menyadarinya dan tidak merasakan sensasi apapun. Hal ini menunjukkan bahwa prosedur transplantasi ginjal dengan pasien yang tetap sadar selama operasi bisa menjadi alternatif yang efektif dan nyaman dibandingkan metode konvensional yang menggunakan anestesi umum.

Baca Juga :   Blusukan Sudaryono di Pasar Rejowinangun