Tips Atasi Kulit Kering Selama Puasa Ramadan

RS Satria Medika – Influencer kecantikan Tasya Farasya sering mengalami kulit kering saat Ramadan. Ia mengaku kondisi itu semakin parah ketika puasa. Bahkan, di luar Ramadan pun kulit tubuhnya tetap mudah kering.

Tasya menggambarkan kulitnya sangat kering hingga muncul garis putih saat digores. Ia menyebut kondisi itu seperti bisa “melukis” di betis. Garis halus terlihat jelas setiap kali kulit tersentuh ringan. Selain itu, permukaan kulit tampak kusam dan terasa kasar.

Ia juga merasakan perubahan tekstur kulit lebih cepat dibanding beberapa tahun lalu. Kini, perubahan kecil langsung terlihat meski ia hanya melewatkan perawatan singkat. Karena itu, Tasya mulai memperbaiki kebiasaan hariannya.

“Baca Juga: Dokter Urologi RI Gunakan Robotik Da Vinci“

Tasya Ubah Pola Minum untuk Jaga Kelembapan

Tasya kini memprioritaskan konsumsi air putih setiap hari. Dulu ia lebih sering minum kopi dibanding air mineral. Namun sekarang ia memaksa diri minum dua hingga tiga liter air setiap hari.

Ia melakukan perubahan itu karena rutin berolahraga dan lebih peduli pada kesehatan kulit. Selain itu, ia merasakan dampak langsung ketika tubuh kekurangan cairan. Kulitnya cepat terlihat kering dan kehilangan kelembapan alami.

Saat puasa, ia semakin disiplin mengatur waktu minum. Ia membagi asupan air sejak berbuka hingga sebelum tidur. Dengan cara itu, ia berusaha menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Dokter Jelaskan Penyebab Kulit Dehidrasi Saat Puasa

Dokter kulit Amanda Lestari menjelaskan bahwa puasa mengurangi asupan cairan tubuh. Akibatnya, kulit lebih rentan kehilangan kelembapan. Ia mengibaratkan kondisi itu seperti gurun tanpa air.

Menurut Amanda, kulit dehidrasi menunjukkan beberapa tanda jelas. Pertama, guratan kulit tampak lebih nyata dari biasanya. Kedua, kulit terlihat bersisik dan mudah mengelupas. Ketiga, lapisan pelindung kulit melemah sehingga muncul iritasi dan kemerahan.

Ia juga menyarankan uji sederhana di rumah. Seseorang bisa menggores pelan kulit dengan kuku atau benda tumpul. Jika muncul garis putih, maka kulit kemungkinan kekurangan cairan. Area tangan dan kaki biasanya menunjukkan tanda lebih cepat.

Cara Efektif Mencegah Kulit Kering saat Ramadan

Amanda menekankan dua langkah utama untuk menjaga kelembapan kulit. Pertama, seseorang harus memenuhi kebutuhan cairan dari dalam. Kedua, seseorang perlu melindungi kulit dari luar dengan perawatan rutin.

Ia menyarankan konsumsi air minimal dua hingga dua setengah liter per hari. Saat puasa, seseorang bisa membagi delapan gelas air secara teratur. Misalnya, dua gelas saat sahur dan empat gelas setelah berbuka. Kemudian dua gelas lagi sebelum tidur.

Selain itu, penggunaan pelembap sangat penting. Pelembap membantu menjaga cairan agar tidak mudah menguap. Oleh sebab itu, seseorang sebaiknya mengoleskan pelembap setelah mandi.

Jika kulit terasa sangat kering, seseorang bisa menambah frekuensi pemakaian. Bahkan, seseorang dapat mengoleskan ulang setelah berwudu. Dengan langkah itu, kulit tetap lembap meski waktu minum terbatas.

Tips Atasi Kulit Kering: Jaga Keseimbangan Tubuh Selama Puasa

Puasa memberi manfaat bagi tubuh jika seseorang menjalankannya dengan tepat. Namun, tubuh tetap membutuhkan perhatian selama Ramadan. Oleh karena itu, seseorang perlu menjaga pola minum dan perawatan kulit secara konsisten.

Dengan hidrasi yang cukup dan perawatan rutin, kulit tetap sehat selama puasa. Selain itu, tubuh pun terasa lebih segar dan nyaman menjalani aktivitas harian.

“Baca Juga: Tips Buka Puasa Sehat Ala Ade Rai Saat Ramadhan“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *