PERSI Ajak Rumah Sakit Tingkatkan Mutu dan Layanan

RS Satria Medika – PERSI Ajak Rumah Sakit: Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Bambang Wibowo mendorong rumah sakit meningkatkan mutu dan tata kelola. Ia menegaskan PERSI terus mendukung pengelolaan rumah sakit yang baik serta memperjuangkan tarif Jaminan Kesehatan Nasional yang sesuai kebutuhan. Menurutnya, tarif yang tepat memberi ruang bagi rumah sakit untuk mengembangkan kualitas layanan sekaligus mendorong pertumbuhan investasi.

“Baca Juga: Tips Sehat Cegah Nyeri Sendi Sejak Usia Muda“

Seminar Nasional PERSI Hadirkan Berbagai Diskusi Strategis

PERSI menggelar seminar nasional bertema Improving Access, Quality, and Safety through Financial Sustainability di ICE BSD City. Acara ini berlangsung pada 25 hingga 28 September 2025. Rangkaian kegiatan meliputi Seminar Nasional PERSI XXI, Seminar Tahunan Patient Safety XIX, dan Hospital Expo XXXVII.

Ketua Panitia, Rachmat Mulyana Memet, menyebut seminar membahas banyak topik penting. Ada simposium, diskusi panel, talkshow, hingga workshop. Pembicara datang dari Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, DJSN, serta berbagai pakar dan praktisi rumah sakit.

PERSI Kembangkan Kapasitas SDM Rumah Sakit

Untuk mendukung pertumbuhan rumah sakit, PERSI meluncurkan Pusdiklat PERSI. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di rumah sakit. Kegiatan meliputi pelatihan tata kelola rumah sakit, penerapan rekam medis elektronik, serta persiapan menghadapi bencana.

Selain itu, PERSI menjalankan program Eksekutif Muda Rumah Sakit (EMRI). Program ini menyiapkan talenta muda dengan kurikulum komprehensif selama dua semester. Peserta berusia maksimal 35 tahun mendapat materi dari pakar dalam dan luar negeri. Mereka juga melakukan studi banding ke tiga rumah sakit.

PERSI Umumkan Peringkat Rumah Sakit dan Penghargaan

Pada seminar kali ini, PERSI kembali mengumumkan daftar peringkat rumah sakit di Indonesia. Penilaian berfokus pada pelayanan kanker, jantung, serta saraf. Evaluasi dilakukan untuk menilai kualitas, efektivitas, dan kinerja rumah sakit.

PERSI juga mengumumkan pemenang Penghargaan RS Ramah Keselamatan Pasien. Penghargaan diberikan kepada RS Mata Dr. YAP Yogyakarta, RS UI Depok, RS Mandaya, RSUD Cengkareng, dan RS Jantung Harapan Kita. Kelima rumah sakit ini telah melalui pelatihan dan visitasi.

Pemerintah Apresiasi Kiprah PERSI

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyampaikan dukungan pemerintah. Ia menargetkan pembangunan 66 rumah sakit baru di wilayah tertinggal dan terdepan hingga 2026. Pemerintah juga menyiapkan peningkatan klasifikasi 32 rumah sakit pemerintah.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Azhar Jaya, turut mengapresiasi peran PERSI. Menurutnya, keselamatan pasien menjadi syarat penting bagi rumah sakit untuk mencapai klasifikasi paripurna. Ia menjelaskan sistem klasifikasi baru akan menggantikan pembagian kelas A hingga D.

Azhar juga menekankan pentingnya persiapan implementasi Kelas Rawat Inap Standar. Ia menyebut aturan baru akan membatasi jumlah maksimal empat tempat tidur dalam satu ruang rawat.

Topik Workshop Bahas Tantangan dan Solusi Rumah Sakit

Selain diskusi umum, workshop membahas banyak topik teknis. Peserta berdiskusi mengenai pengendalian perbekalan farmasi, resistensi antimikroba, serta pengelolaan layanan JKN. Ada juga materi transformasi pengkodean medis, negosiasi sengketa, hingga pencegahan fraud.

Workshop lain membahas pembangunan sistem keselamatan pasien yang berkelanjutan, strategi net zero, dan evaluasi teknologi kesehatan. Semua topik diarahkan agar rumah sakit mampu beradaptasi dengan tantangan baru sekaligus menjaga kualitas layanan.

“Baca Juga: Tips Sehat Menurunkan Gula Darah Secara Alami“

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *