RS Satria Medika – Penggunaan AC dan kipas angin sering menjadi solusi saat cuaca panas menyengat. Banyak keluarga mengandalkannya untuk menjaga kenyamanan anak-anak di rumah. Namun, alat pendingin udara yang jarang dibersihkan dapat menjadi sumber penyakit serius seperti pneumonia.
“Baca Juga: Vision+ Hadirkan QR Pintar, Streaming Makin Praktis“
Waspadai Bakteri di Dalam AC dan Kipas Angin
Akun edukasi @expertcare.id, yang dikelola dokter anak dan dokter kulit, mengingatkan bahaya tersembunyi dari alat pendingin yang tidak terawat. Mereka menyebutkan bahwa bakteri Legionella pneumophila bisa berkembang dalam air yang menggenang di AC. Bakteri ini menyebar melalui udara dalam bentuk aerosol dan bisa masuk ke saluran napas anak.
Jika terhirup, bakteri tersebut dapat menyerang paru-paru dan menyebabkan pneumonia. Kipas angin yang kotor pun berisiko menyebarkan debu dan kotoran, memicu batuk dan menurunkan daya tahan paru-paru anak.
Tips Aman Menggunakan AC dan Kipas untuk Anak
Penggunaan AC dan kipas tetap aman asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. Berikut beberapa rekomendasi dari @expertcare.id:
1. Hindari Paparan Langsung ke Tubuh Anak
Jangan arahkan AC atau kipas langsung ke anak. Angin dingin dapat membuat anak menggigil atau justru terlalu panas saat berhenti berkeringat.
2. Atur Suhu Ruangan yang Ideal
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan suhu ideal AC untuk anak adalah 23–25°C. Pastikan anak tidak merasa kedinginan atau kepanasan.
3. Rutin Membersihkan Alat Pendingin
Bersihkan filter dan bagian dalam AC minimal sebulan sekali. Untuk kipas, bersihkan baling-baling dan penutup secara berkala agar debu tidak menyebar ke udara.
4. Lindungi Kulit Anak dari Biang Keringat
Cuaca panas dapat memicu biang keringat. Gunakan lotion khusus bayi untuk menjaga kelembapan kulit, terutama saat berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama.
“Baca Juga: Atasi Flu Anak yang Sering Kambuh dengan Tips Ini“
Bersihkan Secara Rutin, Lindungi Anak dari Risiko Infeksi
Menjaga kenyamanan anak saat cuaca panas memang penting. Namun, orang tua juga harus memperhatikan kebersihan alat pendingin. AC dan kipas angin yang bersih akan membantu menjaga kesehatan saluran napas dan kulit anak.
Gunakan alat pendingin dengan bijak dan higienis. Dengan begitu, anak tetap nyaman dan terhindar dari infeksi yang bisa dicegah.