RS Satria Medika – Anak yang sering flu membuat banyak orangtua khawatir. Flu bisa menyebabkan anak sulit makan, hidung tersumbat, hingga tantrum. Kondisi ini juga memengaruhi kenyamanan dan aktivitas harian anak.
“Baca Juga: TCL Rilis TV QLED 98 dan 85 Inci Layar 144Hz“
Virus Jadi Penyebab Utama Flu pada Anak
Dokter Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMped menjelaskan bahwa flu disebabkan oleh infeksi virus. Virus penyebab flu dan selesma berasal dari satu keluarga besar. Anak bisa terinfeksi oleh virus yang sama secara berulang.
Infeksi ini biasanya berlangsung antara 5 hingga 14 hari. Lama sakit tergantung daya tahan tubuh anak dan kondisi lingkungan, seperti adanya anggota keluarga yang juga sakit.
Penularan Flu Terjadi Lewat Tiga Jalur Utama
Pertama, penularan terjadi saat anak yang flu batuk atau bersin. Droplet yang mengandung virus bisa menyebar ke udara dan terhirup anak lain.
Kedua, anak yang menyentuh wajahnya setelah kontak tangan dengan anak sakit juga bisa tertular. Virus di tangan bisa masuk ke hidung atau mulut dan mulai berkembang biak.
Ketiga, penularan bisa terjadi saat anak menggunakan barang bersama, seperti saputangan, sendok, atau handuk.
Mitos Flu Karena Masuk Angin Perlu Diluruskan
Sebagian orang percaya flu terjadi karena cuaca dingin atau tidak memakai jaket. Padahal, flu disebabkan oleh virus, bukan oleh dingin atau masuk angin. Pemahaman ini penting untuk mencegah kesalahan penanganan.
Flu Umumnya Sembuh Sendiri, Hindari Antibiotik
Sebagian besar kasus flu pada anak tidak berbahaya dan bisa sembuh tanpa pengobatan khusus. Anak perlu diberi cairan lebih banyak agar tetap terhidrasi.
Hindari memberi antibiotik karena flu bukan disebabkan bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak perlu bisa menyebabkan resistensi obat.
Cara Mencegah Flu pada Anak
Ajarkan anak untuk menutup mulut saat batuk atau bersin dengan tisu. Setelah itu, buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan. Kebiasaan ini dapat mencegah penyebaran virus ke orang lain.
Pastikan kebersihan rumah terjaga, terutama di dapur dan kamar mandi yang sering menjadi tempat penyebaran kuman.
Segera Bawa Anak ke Dokter Jika…
Beberapa kondisi membutuhkan pemeriksaan dokter, seperti:
- Demam lebih dari 72 jam.
- Batuk lebih dari satu minggu atau disertai muntah.
- Anak tampak lemas, tidak aktif, atau rewel berlebihan.
- Tanda sesak napas atau bibir tampak kebiruan.
- Anak jarang buang air kecil atau menolak minum.
- Dahak berdarah atau ingus hijau kental lebih dari dua minggu.
“Baca Juga: 3 Nutrisi Penting untuk Tumbuh Kembang Anak yang Optimal“
Kesimpulan: Tanggap dan Bijak Hadapi Flu Anak
Orangtua perlu memahami bahwa flu adalah penyakit umum pada anak. Penanganan yang tepat dan pencegahan yang konsisten bisa mengurangi frekuensi sakit. Namun, jika gejala semakin berat, segera konsultasikan ke dokter.