RS Satria Medika – Masalah obesitas terus meningkat dan memengaruhi kesehatan masyarakat.
Karena itu, pendekatan medis berbasis sains semakin mendapat perhatian.
“Baca Juga: Penelitian Ungkap Manfaat Matcha Redakan Stres“
Obesitas Picu Masalah Fisik dan Psikologis
Obesitas meningkatkan risiko penyakit metabolik.
Selain itu, obesitas sering memicu masalah psikologis.
Banyak penderita sulit mengendalikan rasa lapar.
Mereka juga kesulitan mengatur porsi makan harian.
Kondisi ini membuat berat badan terus bertambah.
Secara medis, penderita obesitas cepat merasa lapar.
Mereka juga sulit merasakan kenyang.
Akibatnya, asupan kalori meningkat setiap hari.
Jika kondisi ini bertemu gaya hidup minim gerak, lemak tubuh menumpuk.
Oleh sebab itu, perubahan perilaku tetap menjadi kunci jangka panjang.
Intervensi Medis Bantu Kendalikan Nafsu Makan
Dalam jangka pendek, dokter sering merekomendasikan intervensi medis.
Pendekatan ini membantu mengendalikan nafsu makan lebih cepat.
Salah satu terapi yang banyak dibahas adalah Semaglutide.
Obat ini bekerja dengan memengaruhi pusat rasa lapar di otak.
Semaglutide membantu tubuh merasa kenyang lebih cepat.
Dengan begitu, porsi makan menjadi lebih terkontrol.
Mekanisme ini juga membantu pengendalian gula darah.
Lembaga Kesehatan Nyatakan Aman dan Efektif
Food and Drug Administration di Amerika Serikat menyatakan Semaglutide aman.
National Institute for Health and Care Excellence di Inggris Raya juga menyampaikan hal serupa.
Kedua lembaga menilai obat ini efektif untuk pengendalian berat badan.
Di Indonesia, obat ini telah mendapat izin edar resmi.
Badan Pengawas Obat dan Makanan memberikan persetujuan pada Mei dan Juni 2025.
Meski demikian, otoritas kesehatan mengatur penggunaannya secara ketat.
Penggunaan Semaglutide harus berada di bawah pengawasan dokter.
Pasien juga perlu menjalani diet rendah kalori dan aktivitas fisik.
Studi Klinis Tunjukkan Manfaat Tambahan
Studi klinis menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan.
Selain itu, profil metabolik pasien juga membaik.
Semaglutide membantu mengontrol gula darah.
Obat ini juga membantu menurunkan tekanan darah.
Kadar kolesterol pasien ikut mengalami perbaikan.
Manfaat lain muncul pada perlindungan jantung dan ginjal.
Efek ini sangat penting bagi pasien obesitas.
Program Komprehensif Jadi Kunci Keberhasilan
CMO LIGHT Group, Anna Yesito Wibowo, menjelaskan pendekatan program.
Ia menegaskan program tidak hanya berfokus pada injeksi.
Program mencakup skrining ketat dan dosis personal.
Pasien juga mendapat pendampingan ahli gizi.
Tim medis melakukan pemantauan rutin secara berkala.
Pengawasan Medis Tetap Menjadi Prioritas
Dokter konsultan obesitas LIGHT Group, Guadelupe Maria Melissa, menekankan aspek keamanan.
Ia menyebut seluruh proses berjalan di bawah pengawasan medis.
Dokter dan tenaga kesehatan mengawasi setiap tahap terapi.
Pendekatan ini memastikan keamanan dan efektivitas program.
Dengan strategi ini, penurunan berat badan berlangsung terkontrol dan berkelanjutan.
“Baca Juga: Maia Estianty Ajak Dewasa Waspada Cacar Api“